SEMARANG — Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang rute Pawai Pembangunan dan Kirab Budaya Kabupaten Semarang yang dipusatkan di Kecamatan Ambarawa, Minggu (30/8/2026). Mereka antusias menyaksikan 85 kontingen yang menampilkan beragam kendaraan hias, kesenian lokal, serta atraksi hiburan.
Kegiatan yang menjadi puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini menempuh jarak 1,7 kilometer. Start dari Lapangan Jenderal Sudirman dan finis di depan Pasar Kuliner Surabaya, Ambarawa.
Rombongan peserta melintasi Jalan RA Kartini, Jalan Raya Tambakboyo, hingga Jalan Jenderal Sudirman. Meski cuaca cukup terik, para peserta tetap bersemangat berjalan kaki sepanjang rute yang telah ditentukan.
Berdasarkan data Diskominfo Kabupaten Semarang, kontingen peserta terdiri atas delapan kontingen pejalan kaki pelajar gugus/TK/SD dan 10 kontingen pejalan kaki pelajar SMP/SMA/SMK. Selain itu, ada 23 kontingen dari OPD, swasta, komunitas, BUMN, dan BUMD, serta 44 kontingen mobil hias.
Plt Kepala Diskominfo Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati, menyebut pemilihan Ambarawa sebagai pusat kegiatan bukan tanpa alasan. Kawasan ini memiliki nilai sejarah perjuangan yang kuat, menjadi saksi perlawanan laskar rakyat dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dalam peristiwa Palagan Ambarawa.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat. Sekaligus untuk menampilkan kreativitas, seni, budaya dan semangat membangun Kabupaten Semarang," jelasnya.
"Harapannya, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus meneruskan semangat perjuangan tersebut melalui pembangunan dan karya nyata," tegas Wiwin.
Pawai dan kirab budaya ini menjadi ajang unjuk kreativitas warga sekaligus mempererat kebersamaan antar elemen masyarakat di Kabupaten Semarang.