JAWA TENGAH — JBL resmi mengumumkan jajaran speaker Wi-Fi terbaru mereka, seri Cove, yang dirancang khusus untuk kebutuhan whole-home audio. Langkah ini cukup menarik mengingat identitas JBL selama ini lekat dengan produk-produk party speaker dan perangkat Bluetooth portabel.
Seri Cove hadir sebagai sistem modular yang memungkinkan pengguna menambah speaker satu per satu sesuai kebutuhan ruangan. Seluruh perangkat dalam seri ini dapat dipasangkan satu sama lain melalui koneksi Wi-Fi dan aplikasi JBL One, sehingga pengguna bisa memutar musik di beberapa ruangan secara bersamaan tanpa perlu mengelompokkan ulang perangkat.
Seri Cove terdiri dari tiga model dengan ukuran dan kemampuan yang berbeda. Berikut rincian lengkapnya:
Ketiga speaker tersedia dalam pilihan warna hitam dan putih, dan akan mulai dijual pada 13 September.
Salah satu daya tarik utama seri Cove adalah kemampuannya untuk berintegrasi dengan soundbar JBL Bar Series MK2. Pengguna yang sudah memiliki soundbar JBL dapat menambahkan speaker Cove sebagai rear speaker untuk membangun sistem home theater yang lebih sederhana tanpa perlu membeli perangkat tambahan yang rumit.
JBL menjanjikan pengalaman mendengarkan yang mulus di seluruh rumah tanpa interupsi. Pengguna tidak perlu melepas grup speaker atau mengatur ulang perangkat saat ingin berpindah ruangan—sistem bekerja secara otomatis untuk menjaga aliran musik tetap berjalan.
Sayangnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan seri Cove di pasar Indonesia. JBL baru mengumumkan tanggal peluncuran global pada 13 September dengan ketersediaan awal di pasar internasional.
Jika dirupiahkan menggunakan kurs estimasi Rp 16.500 per dolar AS, berikut perkiraan harga masing-masing varian:
Perlu dicatat bahwa harga domestik Indonesia biasanya lebih tinggi setelah ditambah pajak dan biaya distribusi, mengingat komponen Wi-Fi dan Dolby Atmos yang disematkan pada perangkat ini.
Seri Cove jelas menyasar pengguna yang menginginkan pengalaman audio multi-ruangan tanpa ribet—bukan mereka yang sudah memiliki ekosistem speaker pintar tertentu. Sistem modularnya memungkinkan pengguna memulai dari satu unit Cove M1 di ruang keluarga, lalu menambahkan unit lain secara bertahap saat kebutuhan dan anggaran memungkinkan.
Namun, perlu diingat bahwa ketiga varian ini belum mendukung asisten suara seperti Amazon Alexa atau Google Assistant yang disebutkan dalam informasi resmi. JBL tetap mengandalkan aplikasi JBL One sebagai pusat kendali utama. Bagi pengguna yang sudah nyaman dengan ekosistem smart home tertentu, hal ini bisa menjadi pertimbangan sebelum memutuskan membeli.
Seri Cove hadir sebagai alternatif menarik di tengah dominasi Sonos dan Bose di segmen whole-home audio. Dengan harga yang relatif lebih terjangkau, JBL mencoba menawarkan cara baru untuk mengisi seluruh rumah dengan musik—sekaligus membuktikan bahwa mereka bukan cuma soal speaker pesta dengan bass menggelegar.