Rutan Pekalongan Gelar Shalat Istisqa' dan Doa Bersama, Ikhtiar Hadapi Musim Kemarau

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Sabtu, 19 September 2026 | 11:16:01 WIB

PEKALONGAN — Shalat Istisqa' di Rutan Kelas IIA Pekalongan dipimpin Ustaz Reza Bagus dari Kementerian Agama Kota Pekalongan. Ia bertindak sebagai imam sekaligus khatib di hadapan jajaran pejabat struktural, staf, warga binaan pemasyarakatan (WBP), dan peserta MagangHub laki-laki yang beragama Islam.

Dalam khutbahnya, Reza menekankan bahwa shalat istisqa' bukan sekadar ritual permohonan hujan.

"Shalat Istisqa' menjadi salah satu bentuk ikhtiar kita bersama untuk memohon turunnya hujan. Semoga kita juga diberikan kesadaran untuk terus memperbaiki diri dan memperbanyak istighfar," ujarnya.

Surat Edaran Ditjen Pemasyarakatan Jadi Dasar Pelaksanaan

Pelaksanaan shalat istisqa' di lingkungan rutan merujuk surat edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Surat itu mengarahkan satuan kerja pemasyarakatan menggelar shalat istisqa' dan doa bersama menghadapi musim kemarau serta potensi kekeringan.

Rutan Pekalongan menindaklanjuti arahan tersebut dengan menggelar kegiatan di lapangan rutan pada Jumat pagi. Pesertanya terbatas pada pegawai dan warga binaan beragama Islam, sesuai ketentuan ibadah masing-masing.

Kepala Rutan: Momentum Syukur dan Jaga Lingkungan

Kepala Rutan Pekalongan Nanang Adi Susanto menyebut kegiatan ini sebagai pengingat untuk bersyukur atas apa yang telah diberikan. Ia juga berharap doa bersama membawa keberkahan bagi seluruh pihak.

"Selain menjadi ikhtiar bersama untuk memohon hujan, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi kita untuk selalu bersyukur dan menjaga apa yang telah diberikan. Semoga doa yang kita panjatkan bersama membawa keberkahan bagi kita semua," ujar Nanang.

Harapan Penguatan Keimanan dan Kebersamaan

Rutan Pekalongan berharap shalat istisqa' menjadi momentum memperkuat keimanan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan serupa juga diarahkan berlangsung di satuan kerja pemasyarakatan lain di daerah rawan kekeringan.

Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah Jawa Tengah membuat permohonan hujan lewat ibadah bersama menjadi pilihan banyak instansi. Bagi warga binaan, kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kerohanian yang rutin digelar di dalam rutan.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: sorotnews.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top