PEMALANG — Peringatan HUT ke-75 IBI di Stadion Mochtar Pemalang menjadi ajang dialog antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan. Nurkholes menyatakan pemerintah daerah memahami beratnya tugas yang diemban para bidan, terutama dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat masyarakat.
Salah seorang bidan, Sugianti, menyampaikan persoalan mengenai kejelasan status kepegawaian bidan, khususnya tenaga honorer atau outsourcing, serta persoalan kesejahteraan. Aspirasi itu langsung ditanggapi Nurkholes yang menilai beban tugas besar perlu diimbangi dengan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan.
Persoalan status kepegawaian bidan honorer dan outsourcing mencuat dalam forum peringatan HUT IBI. Sugianti menyampaikan hal itu secara langsung di hadapan Plt Bupati Pemalang. Nurkholes menuturkan, persoalan kesejahteraan bidan menjadi salah satu hal yang perlu dipikirkan pemerintah daerah.
"Saya sangat apresiasi sekali kepada bidan di Pemalang. Angka kematian ibu dan balita serta stunting tidak terlalu buruk," ujar Nurkholes.
Pernyataan itu menegaskan pengakuan pemerintah daerah terhadap kontribusi bidan dalam menekan AKI dan angka kematian balita. Namun, ia tidak menampik bahwa kesejahteraan masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas.
Selain persoalan kesehatan ibu dan anak, Nurkholes menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia berharap para bidan turut mengambil bagian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemenuhan gizi.
Menurutnya, pengetahuan kesehatan yang dimiliki bidan dapat membantu menjaga kesehatan anggota keluarga. Peran bidan dinilai tidak berhenti di ruang pelayanan, tetapi juga menyentuh lingkungan keluarga tempat mereka tinggal.
Ia meminta para bidan tetap berkomitmen menjaga kesehatan ibu dan anak di tengah masyarakat. Komitmen itu dinilai penting seiring masih adanya tantangan stunting di sejumlah wilayah Kabupaten Pemalang.
Dalam kesempatan itu, Nurkholes mengajak IBI ikut berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata dan UMKM di Kabupaten Pemalang. Ajakan itu memperluas peran organisasi profesi bidan dari urusan kesehatan ke pemberdayaan ekonomi warga.
Peringatan HUT ke-75 IBI di Stadion Mochtar Pemalang dihadiri sejumlah bidan dari berbagai wilayah. Forum itu menjadi ruang bagi tenaga kesehatan untuk menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi kepada pemerintah daerah.
Pemerintah daerah belum merinci langkah konkret terkait aspirasi status kepegawaian dan kesejahteraan bidan honorer. Nurkholes hanya menyatakan persoalan tersebut perlu dipikirkan bersama.