Buaya Muncul di Pantai Baru Tanjung Kalian Mentok, Warga Diminta Waspada

Penulis: Irfan Hakim  •  Selasa, 22 September 2026 | 11:20:31 WIB
Buaya terlihat di kawasan Pantai Baru Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

JAWA TENGAH — Seekor buaya menampakkan diri di kawasan wisata Pantai Baru Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung. Kemunculan satwa liar itu dikhawatirkan membahayakan pengunjung yang sedang beraktivitas maupun datang menikmati kawasan pantai. Anggota DPRD Babel, Elvi Diana, menduga perpindahan buaya berkaitan dengan aktivitas tambang timah di sekitar rawa dan perairan setempat.

Pantai Baru Tanjung Kalian yang dikenal dengan jalan tanah merahnya menjadi lokasi kemunculan buaya tersebut. Elvi Diana, anggota DPRD Bangka Belitung dari dapil Bangka Barat, menilai kejadian ini bukan sekadar fenomena alam biasa.

Dugaan Penyebab: Aktivitas Tambang Timah

Elvi menduga buaya itu keluar dari habitat aslinya akibat aktivitas pertambangan timah menggunakan Ponton Isap Produksi (PIP) di sekitar wilayah perairan dan rawa. Menurutnya, kawasan rawa di perbatasan air tawar dan laut selama ini menjadi tempat tinggal buaya.

Aktivitas penambangan di area tersebut berpotensi mengganggu habitat satwa liar. Dampaknya, buaya diduga berpindah dan mencari lokasi baru yang lebih aman.

Kutipan Elvi Diana

"Ini di Pantai Baru yang jalan tanah merah itu. Ini diduga akibat PIP yang menggali timah di area rawa-rawa atau perbatasan air tawar dan laut yang juga merupakan tempat tinggal buaya," kata Elvi, Selasa (22/9/2026).

Ia menambahkan, "Sehingga akhirnya buaya ini pun mencari tempat tinggal ke pantai yang sering didatangi manusia."

Imbauan untuk Pemerintah dan Pengunjung

Elvi mengingatkan agar kemunculan buaya ini menjadi perhatian bersama, terutama bagi Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Kawasan Pantai Baru Tanjung Kalian cukup sering dikunjungi masyarakat, sehingga keberadaan buaya di ruang aktivitas manusia perlu diantisipasi.

Masyarakat yang beraktivitas di sekitar pantai diminta meningkatkan kewaspadaan. "Semoga tidak ada korban akan terdamparnya buaya ke kawasan Tanjung Kalian dan sekitarnya ini," ucapnya.

Sebelumnya, Elvi pernah menyampaikan imbauan di media agar pantai atau tempat wisata tidak dijadikan lokasi kegiatan pertambangan dalam bentuk apa pun. Tujuannya menjaga kelestarian alam pariwisata di seluruh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dampak bagi Wisatawan

Kemunculan buaya di kawasan wisata menjadi peringatan bagi pengunjung yang berencana datang ke Pantai Baru Tanjung Kalian. Meski belum ada laporan korban, potensi bahaya tetap ada selama satwa liar tersebut masih berada di sekitar lokasi.

Pengunjung disarankan tidak mendekati area rawa atau perbatasan air tawar dan laut. Jika melihat buaya, segera laporkan ke petugas setempat atau dinas terkait.

Informasi terkini mengenai kondisi kawasan dapat dikonfirmasi melalui dinas pariwisata atau pemerintah daerah setempat.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: negerilaskarpelangi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top