JAWA TENGAH — Penerbangan di kawasan timur laut Amerika Serikat kembali beroperasi setelah gangguan sistem telekomunikasi di fasilitas Federal Aviation Administration (FAA) Philadelphia menghentikan kedatangan di sejumlah bandara utama. Sekitar 7.000 penerbangan di seluruh AS mengalami delay atau pembatalan, dengan Bandara Newark menjadi yang paling terdampak. Maskapai membutuhkan satu hingga dua hari untuk memulihkan jadwal penuh.
Gangguan bermula dari kegagalan sirkuit telekomunikasi utama di fasilitas kontrol lalu lintas udara FAA di Philadelphia. Sistem seharusnya otomatis beralih ke jalur cadangan, tetapi kabel fiber-optic cadangan ternyata juga terputus akibat proyek konstruksi kereta api di New Jersey.
Akibatnya, pengawas lalu lintas udara kehilangan akses ke sebagian sistem radar dan komunikasi yang dipakai untuk mengatur pesawat. FAA pun membatasi ketat lalu lintas di wilayah udara terdampak, termasuk menghentikan sementara kedatangan di Newark, JFK, LaGuardia, Philadelphia, dan Boston.
Newark Liberty International Airport (EWR) menanggung beban terberat. Kedatangan pesawat komersial dihentikan hampir 8 jam, lebih dari 600 penerbangan menuju atau dari bandara ini dibatalkan, dan lebih dari 100 penerbangan dialihkan ke bandara lain.
Data FlightAware mencatat sekitar 7.000 penerbangan di seluruh Amerika Serikat mengalami delay atau pembatalan hingga Senin malam waktu setempat. Bandara lain yang terdampak meliputi John F. Kennedy International Airport (JFK), LaGuardia Airport (LGA), Philadelphia International Airport (PHL), dan Boston Logan International Airport (BOS).
Menteri Transportasi Sean Duffy menyatakan jalur telekomunikasi telah diperbaiki dan operasi bandara di kawasan timur laut berangsur pulih. "Dibutuhkan waktu untuk membereskan semua delay yang ada," ujarnya melalui media sosial.
Sempat muncul kebingungan soal siapa yang bertanggung jawab memutus kabel cadangan. Duffy awalnya menyebut kru Amtrak sebagai penyebab, namun Amtrak membantah terlibat. New Jersey Transit kemudian menyatakan pekerjaan di salah satu lokasi konstruksinya kemungkinan terkait dengan kerusakan tersebut dan sedang melakukan investigasi.
Memperbaiki sistem komunikasi hanyalah tahap pertama pemulihan. Maskapai mengoperasikan pesawat dan kru dalam urutan penerbangan yang ketat setiap hari. Ketika urutan itu terputus selama berjam-jam, pesawat bisa berakhir ratusan kilometer dari lokasi seharusnya bermalam.
Pilot dan pramugari juga terikat aturan batas jam kerja federal serta waktu istirahat wajib. Penumpang yang tertinggal penerbangan atau koneksi mendadak membutuhkan kursi di penerbangan berikutnya yang mungkin sudah hampir penuh.
Itulah sebabnya gangguan yang terpusat di kawasan timur laut bisa berdampak ke kota lain keesokan harinya. Penerbangan dari Chicago ke Denver, misalnya, tetap bisa delay jika pesawatnya seharusnya tiba dari Newark malam sebelumnya dan tidak pernah datang.
Kompensasi hotel dan makan tidak sesederhana refund. Kebijakan tiap maskapai berbeda, dan penumpang perlu menanyakan langsung ke maskapai atau merujuk aturan yang berlaku di situs resmi masing-masing.
Bagi traveler yang berencana terbang melalui kawasan timur laut AS dalam beberapa hari ke depan, memantau status penerbangan secara berkala dan menyiapkan rencana cadangan menjadi langkah paling masuk akal. Fleksibilitas jadwal akan sangat membantu selama maskapai masih membangun ulang jadwal operasional mereka.