SOLO — Capaian tiga kategori sekaligus menandai lompatan dari perolehan tahun sebelumnya. Pada 2025, RS "JIH" Solo hanya membawa pulang penghargaan Most Engaging Hospital Instagram. Kini jumlahnya bertambah menjadi tiga, memperkuat rekam jejak rumah sakit dalam pengelolaan komunikasi digital dan publikasi media massa.
Adil Erdita Ayu Marta menyatakan keberhasilan komunikasi rumah sakit tidak lepas dari strategi yang disesuaikan dengan karakter tiap kanal. Instagram dipakai untuk menyampaikan informasi dan edukasi kesehatan sekaligus membangun interaksi dengan masyarakat.
Sementara TikTok dikembangkan sebagai media hiburan lewat konten kreatif yang menampilkan sisi humanis rumah sakit, termasuk keterlibatan para karyawan.
"Tidak semua konten rumah sakit harus berbicara tentang penyakit atau layanan medis. Melalui konten hiburan yang ringan dan relevan, kami ingin memperlihatkan bahwa rumah sakit juga memiliki sisi yang hangat, menyenangkan, dan dekat dengan masyarakat, tanpa meninggalkan profesionalisme," ujar Adil.
Selain lewat media sosial, RS "JIH" Solo memperkuat komunikasi dengan media massa. Upaya itu dilakukan melalui publikasi informasi kesehatan, inovasi layanan, serta berbagai kegiatan rumah sakit yang memiliki nilai berita.
Konsistensi membangun hubungan dengan media turut mengantarkan rumah sakit meraih penghargaan Most Exposed Online News.
Adil menegaskan keberhasilan komunikasi tidak semata diukur dari jumlah penayangan, tanda suka, maupun interaksi sebuah konten. Komunikasi yang efektif harus mampu membangun kedekatan sekaligus menumbuhkan kepercayaan masyarakat.
"Bagi kami, keberhasilan komunikasi bukan hanya tentang seberapa banyak konten dilihat atau disukai. Engagement menjadi pintu masuk untuk membangun kedekatan, tetapi kepercayaan masyarakat tetap menjadi tujuan utama," katanya, seperti dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews.
Ia menambahkan, tiga penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi RS "JIH" Solo untuk terus mengembangkan komunikasi yang kreatif, kredibel, dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Penghargaan ini bukan titik akhir. Kami ingin terus membangun komunikasi yang tidak hanya membuat rumah sakit semakin dikenal, tetapi juga semakin dipercaya," pungkasnya.
PERHUMASRI Awards 2026 merupakan bagian dari Forum Humas 2026 yang diselenggarakan Perhimpunan Humas Rumah Sakit Indonesia (PERHUMASRI). Forum tersebut membahas berbagai isu kehumasan di sektor kesehatan, mulai dari transformasi komunikasi, pengelolaan reputasi digital, hingga komunikasi krisis di lingkungan rumah sakit.