JAWA TENGAH — WhatsApp menguji fitur privasi bernama Restricted Chat yang membatasi percakapan hanya bisa dibuka dari ponsel utama, menutup akses dari laptop maupun perangkat tertaut lain. Fitur ini masih berstatus beta di Android versi 2.26.39.11 dan iOS versi 26.39.10.20, dan belum tersedia bagi pengguna di Indonesia.
Percakapan yang mengaktifkan Restricted Chat tidak lagi bisa diakses lewat WhatsApp Web, desktop, atau ponsel cadangan yang tertaut ke akun yang sama. Pembatasan itu menjadi inti dari fitur yang tengah diuji WhatsApp ke sebagian peserta program beta di Android dan iOS.
Restricted Chat merupakan pengembangan dari Advanced Chat Privacy dengan lapisan pembatasan yang lebih ketat. Lewat fitur ini, WhatsApp menutup jalur masuk bagi agen kecerdasan buatan (AI) maupun aplikasi WhatsApp tidak resmi yang biasanya menyusup melalui perangkat tertaut.
Selain kunci perangkat, ada tiga pembatasan lain yang berlaku begitu Restricted Chat dinyalakan. Pertama, foto dan video yang masuk ke percakapan terlindungi tidak otomatis tersimpan ke galeri perangkat. Pengguna harus mengunduhnya secara manual bila ingin menyimpan media tersebut.
Kedua, opsi ekspor chat tidak tersedia pada percakapan ber-Restricted Chat. Fitur ekspor yang biasa dipakai mencadangkan atau memindahkan riwayat percakapan ke luar aplikasi itu dinonaktifkan, sehingga seluruh isi percakapan hanya bisa dilihat dari dalam WhatsApp.
Ketiga, Meta AI tidak bisa dipanggil atau diajak berinteraksi di dalam percakapan yang dibatasi. Lapisan ini memastikan isi percakapan tidak ikut diproses oleh fitur AI yang tertanam di aplikasi.
Restricted Chat bukan pengganti enkripsi end-to-end yang menjadi fondasi keamanan WhatsApp. Enkripsi tetap berjalan di seluruh percakapan dan panggilan, baik fitur ini diaktifkan maupun tidak.
Fitur juga tidak menyala otomatis. Pengguna perlu menyalakannya sendiri lewat halaman info percakapan, yakni dengan mengetuk nama kontak atau grup di bagian atas layar chat.
Di Android, Restricted Chat hadir pada versi 2.26.39.11, sedangkan di iOS tersedia pada versi 26.39.10.20. Tidak semua pengguna beta yang sudah memperbarui aplikasi ke versi tersebut otomatis mendapatkannya, karena WhatsApp masih menggulirkan fitur secara bertahap.
Pengguna WhatsApp di Indonesia belum bisa mencoba fitur ini. WhatsApp juga belum mengumumkan jadwal rilis resmi Restricted Chat untuk seluruh pengguna.
Langkah WhatsApp memperketat kontrol per percakapan mengikuti pola serupa di aplikasi pesan lain, yang makin sering menawarkan opsi privasi granular seperti pesan sekali lihat dan kunci chat. Bagi pelaku bisnis digital yang memakai WhatsApp untuk komunikasi pelanggan, pembatasan akses multiperangkat ini perlu dicermati karena berpotensi mengubah alur kerja tim yang biasa membalas chat dari laptop.
WhatsApp belum memberi keterangan apakah Restricted Chat akan tersedia untuk akun WhatsApp Business saat rilis penuh nanti. Pantauan berikutnya adalah apakah fitur ini masuk ke gelombang beta yang lebih luas sebelum dirilis ke publik.