PURWOREJO — Pentas Pamit yang digelar Gita Bahana Spensa menjadi ajang unjuk kemampuan terakhir para anggota sebelum berangkat ke ajang Piala Raja Hamengku Buwono 2026. Bupati Purworejo Yuli Hastuti bersama Kapolres AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum menyaksikan langsung penampilan tim di Lapangan Indoor SMA Negeri 6 Purworejo.
Dukungan Pemkab Purworejo disampaikan Yuli kepada seluruh anggota marching band. Ia berharap tim mampu tampil maksimal dan membawa nama baik sekolah maupun daerah.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Purworejo, saya mengucapkan selamat berjuang dan sukses kepada Marching Band Gita Bahana Spensa. Tunjukkan kemampuan terbaik karena kami yakin kalian mampu tampil dengan baik dan bersaing dengan tim lainnya," ucap Yuli.
Yuli juga berpesan agar para anggota menjaga semangat, kekompakan, dan kebersamaan selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, kerja keras dan latihan yang sudah dijalani berpeluang membuahkan hasil membanggakan.
Ketua Gita Bahana Spensa Kabupaten Purworejo Budi Agung Nugroho menjelaskan, Pentas Pamit merupakan tradisi yang rutin digelar sebelum tim berangkat ke perlombaan. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para anggota memperlihatkan hasil latihan yang telah dijalani.
"Pentas pamit ini merupakan tradisi sebelum kami berangkat mengikuti perlombaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperlihatkan hasil latihan selama ini. Meskipun waktu yang tersedia singkat, kami berharap hal tersebut tidak mengurangi penampilan terbaik yang akan kami tunjukkan nanti," jelas Budi.
Gita Bahana Spensa menargetkan kembali meraih juara pertama, melanjutkan capaian yang telah diraih sejak 2022. Pada 2025, tim ini mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang memperoleh piala tetap dalam ajang Hamengku Buwono Cup.
Modal tersebut membuat persiapan tim tahun ini jadi lebih terukur. Meski waktu latihan dinilai singkat, para anggota tetap mengincar hasil terbaik di Piala Raja Hamengku Buwono 2026.