Pemkab Klaten Gelar GPM 20 Stan dan Bongkar Ratoon Tebu di Karanganom untuk Jaga Stabilitas Pangan

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Senin, 02 November 2026 | 11:16:01 WIB
Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi meninjau stan GPM serentak dalam rangka Hari Pangan Sedunia.

KLATEN — Pelaksana Tugas Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi memimpin langsung gelaran GPM serentak dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia. Kegiatan melibatkan Pemprov Jawa Tengah, BUMD, OPD, dan Pemkab Klaten untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat pasokan bahan pokok.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir secara daring dan menegaskan pelaksanaan GPM harus berorientasi pada hasil. Ia meminta kegiatan itu memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar seremonial.

20 Stan KWT dan UMKM Lokal Isi GPM Klaten

GPM di Klaten menyediakan 20 stan yang diisi produk unggulan Kelompok Wanita Tani (KWT) serta UMKM lokal. Berbagai kebutuhan pokok tersedia, mulai beras, telur, sayur-mayur, hingga minyak goreng.

Plt Bupati yang akrab disapa Linda mengundang warga sekitar untuk berbelanja di kegiatan tersebut. Menurut dia, harga bahan yang disediakan jauh lebih terjangkau dibanding harga pasar harian.

"Kami mengundang masyarakat sekitar untuk ikut meramaikan dan berbelanja karena bahan-bahan yang disediakan harganya terjangkau. Harapan kami, kegiatan ini bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari," ucap Linda.

Linda juga menyoroti peran KWT di Klaten yang selama ini konsisten menjaga produksi pangan keluarga. Pemkab Klaten berkomitmen memperluas pendampingan dan fasilitasi pemasaran agar produk KWT semakin dikenal masyarakat luas.

"Konsep utamanya tetap ketahanan pangan, dan KWT termasuk salah satu faktor terpenting. Harapannya ke depan kita bisa terus berkolaborasi agar KWT di Kabupaten Klaten semakin berkembang," tambahnya.

Bongkar Ratoon Tebu di Karanganom, Libatkan Kementan dan SGN

Di sektor perkebunan, Pemkab Klaten mempercepat dukungan terhadap kedaulatan pangan nasional melalui program Bongkar Ratoon tebu. Tanam tebu perdana digelar di lahan persawahan Desa Tarubasan, Kecamatan Karanganom, Jumat (30/10).

Agenda tersebut dihadiri Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI Heru Triwidarto, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi, Direktur PT Madubaru, Kejari Klaten, serta jajaran DKPP Klaten.

Bongkar Ratoon merupakan metode peremajaan tanaman tebu dengan membongkar ratoon lama untuk diganti tanaman baru. Cara ini dipakai guna meningkatkan produktivitas lahan dan mempercepat target swasembada gula nasional.

Dua Intervensi Sekaligus: Harga Harian dan Produksi Jangka Panjang

Langkah Pemkab Klaten menyentuh dua sisi sekaligus. GPM menekan harga kebutuhan pokok di tingkat konsumen, sementara Bongkar Ratoon mendorong produksi gula dari sisi hulu.

Kolaborasi lintas pihak terlihat dari komposisi kegiatan. GPM melibatkan Pemprov Jawa Tengah, BUMD, dan OPD, sedangkan Bongkar Ratoon melibatkan Kementerian Pertanian, PT SGN, PT Madubaru, dan Kejari Klaten.

Warga Klaten yang ingin memanfaatkan harga murah bisa mendatangi langsung stan GPM di halaman Kantor DKPP Kabupaten Klaten. Sementara petani tebu di Karanganom mendapat pendampingan teknis dari program Bongkar Ratoon yang berjalan bertahap di lahan persawahan desa setempat.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: radarsolo.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top