SMK Harkat Negeri Tegal Ganti Nama, Incar Lulusan Vokasi Melek AI dan Siap Kerja

Penulis: Irfan Hakim  •  Rabu, 04 November 2026 | 06:15:31 WIB
SMK Harapan Bersama resmi berganti nama menjadi SMK Harkat Negeri di Kota Tegal.

TEGAL — Pergantian nama dari SMK Harapan Bersama menjadi SMK Harkat Negeri di Kota Tegal membawa konsekuensi pada penataan ulang arah pengembangan sekolah. Dewi Rahmawati menegaskan bahwa identitas baru menuntut peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi guru, dan penggalian potensi siswa secara maksimal.

Dalam Podcast Radar Tegal Televisi yang dipandu jurnalis Meiwan Dani Ristanto, dua narasumber dari sekolah memaparkan strategi transformasi tersebut. Selain Dewi, hadir Tri Haryoso yang memaparkan sisi kurikulum. Diskusi berlangsung di Studio Radar Tegal Televisi.

Mengapa Mutu Jadi Prioritas, Bukan Sekadar Nilai di Kertas

Dewi menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak boleh berorientasi pada nilai akademik semata. Sekolah berkomitmen melahirkan lulusan yang benar-benar kompeten dan sesuai standar dunia usaha maupun dunia industri (DUDI).

"Penguatan kompetensi guru, pemenuhan fasilitas praktik yang mumpuni, serta pelibatan industri adalah kunci utama," ujar Dewi.

Pernyataan itu menempatkan fasilitas praktik sebagai syarat, bukan pelengkap. Tanpa sarana yang memadai, penguatan kompetensi guru sulit berjalan seiring.

Kurikulum Dirancang Sinkron dengan Perkembangan AI

Dari sisi kurikulum, Tri Haryoso menjelaskan bahwa materi pembelajaran dirancang tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis (hard skills). Kemampuan nonteknis (soft skills) juga diasah agar lulusan mudah beradaptasi di dunia kerja.

Karakter seperti kedisiplinan, kreativitas, kemampuan komunikasi, dan kerja sama tim disebut sebagai harga mati. Perkembangan teknologi digital hingga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sudah mulai diintegrasikan ke dalam sistem pembelajaran siswa.

"Siswa harus siap menghadapi perubahan teknologi yang begitu cepat, tidak hanya pintar secara teori tetapi juga tanggap zaman," ungkap Tri.

PKL Jadi Jembatan, Lulusan Didorong Berwirausaha

Praktik Kerja Lapangan (PKL) ditempatkan sebagai jembatan bagi siswa untuk mencicipi dunia kerja nyata. Lulusan SMK Harkat Negeri tidak hanya dipersiapkan menjadi pekerja andal, tetapi juga didorong memiliki jiwa wirausaha (entrepreneurship) mandiri.

Perubahan identitas diiringi sosialisasi masif kepada orang tua, siswa, hingga para alumni. Jaringan alumni SMK Harapan Bersama dipandang vital untuk memperkuat kerja sama dengan dunia industri ke depan.

Dengan wajah dan semangat baru, SMK Harkat Negeri menargetkan dikenal bukan hanya karena nama barunya. Prestasi dan kualitas lulusan yang siap bersaing di kancah nasional menjadi ukuran keberhasilan transformasi yang baru dimulai.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: jateng.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top