SLAWI — PDI Perjuangan Kabupaten Tegal resmi mengaktifkan ribuan kader akar rumputnya. Sebanyak 10 ribu orang dilantik sebagai pengurus ranting dan anak ranting yang tersebar di 287 desa pada 18 kecamatan.
Pelantikan dilakukan secara bertahap di tiap kecamatan. Ribuan kader ini nantinya akan dioptimalkan sebagai mesin politik partai untuk Pemilu 2029.
Pelantikan Terakhir di Kecamatan Pangkah dan Bumijawa
Proses pelantikan terakhir digelar di Kecamatan Pangkah. Kegiatan berlangsung di Rumah Aspirasi Haris Turino, Jalan Juanda Pakembaran, Slawi, pada Jumat malam.
Di hari yang sama, pelantikan juga digelar di Kecamatan Bumijawa. Sekitar 650 kader memadati Gedung UPK Bumijawa pada Jumat siang. Padahal, gedung tersebut hanya berkapasitas sekitar 300 orang, sehingga ratusan kader lainnya mengikuti jalannya acara hingga ke halaman gedung.
Rangkaian Musran dan Musanran untuk Konsolidasi Partai
Pelantikan di Bumijawa diawali dengan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) se-Kecamatan Bumijawa. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal, Endang Suprapti.
Usai pembacaan Surat Keputusan (SK) pengurus, seluruh kader yang dilantik mengucapkan sumpah janji. Kegiatan pendidikan politik ini sebelumnya telah berlangsung di 17 kecamatan lain.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal Marhenismanto Oni menegaskan, ribuan kader yang telah dilantik akan menjadi tulang punggung partai. "Sebanyak 10 ribu kader ini akan kami jadikan mesin perang di Pemilu 2029," tegasnya.
Hadirkan Seluruh Elemen Pengurus DPC hingga Fraksi DPRD
Rangkaian pelantikan di Kecamatan Bumijawa turut dihadiri jajaran pengurus DPC. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PDI Perjuangan KRT Sugono Adinagoro dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tegal Agung Yudhi Kurniawan (AYK) juga tampak hadir.
Kehadiran para pengurus inti ini menunjukkan konsolidasi yang berjalan menyeluruh. Seluruh kader yang dilantik menggunakan atribut khas partai, dengan pakaian serba merah dan hitam.