Pencarian

200 Kilometer Jalan di Kabupaten Pati Masih Rusak, DPUTR Sebut Perbaikan Butuh Dua Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 • 08:46:31 WIB
200 Kilometer Jalan di Kabupaten Pati Masih Rusak, DPUTR Sebut Perbaikan Butuh Dua Tahun
DPUTR Kabupaten Pati memperkirakan perbaikan 200 kilometer jalan rusak membutuhkan waktu dua tahun.

PATI — DPUTR Kabupaten Pati memperkirakan seluruh ruas jalan rusak di wilayahnya baru bisa ditangani tuntas dalam dua tahun ke depan. Perhitungan itu mengacu pada kapasitas penanganan yang selama ini berjalan, yakni sekitar 100 kilometer per tahun.

Jika mengikuti laju tersebut, sisa 200 kilometer jalan rusak membutuhkan dua tahun tambahan sebelum seluruhnya selesai diperbaiki. Hasto menyebut perbaikan yang konsisten menjadi kunci percepatan penanganan.

Sebaran Kerusakan: Dari Tompe-Duren hingga Jenggolo-Penggandan

Kerusakan jalan tersebar di sejumlah titik di Kabupaten Pati dengan tingkat keparahan berbeda-beda. Hasto menyebut beberapa ruas yang menjadi perhatian, mulai dari Tompe-Duren, kawasan Cluwak, Ngablak-Sumur-Gerik, hingga Jenggolo-Penggandan.

"Contohnya kemarin yang rusak di Tompe-Duren, kemudian di daerah Cluwak itu di Ngablak-Sumur-Gerik juga, kemudian Jenggolo-Penggandan masih banyak PR juga," ujarnya.

Ruas-ruas tersebut masuk dalam kategori ringan hingga berat. Penanganannya disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan prioritas anggaran yang tersedia.

20 Persen Jalan Kabupaten Pati Masih Butuh Penanganan

Dari keseluruhan panjang jalan di Kabupaten Pati, sekitar 20 persen masih dalam kondisi rusak. Hasto menyebut angka itu setara 200-an kilometer bila dikonversi ke satuan panjang.

"Persentase mungkin masih ada kurang lebih 20 persen. Kalau di kilometer sekitar 200-an kilometer," katanya.

Angka tersebut menjadi dasar perencanaan penanganan jalan di daerah. Setiap tahun, DPUTR menargetkan pembenahan sekitar 100 kilometer ruas jalan.

Perbaikan Pakai Hotmix demi Kualitas Lebih Tahan Lama

DPUTR Kabupaten Pati berharap perbaikan jalan bisa berjalan konsisten seperti tahun 2026 ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggunakan aspal hotmix agar kualitas jalan lebih baik dan tidak mudah rusak kembali.

"Kalau melihat kemarin kita pembenahan kurang lebih menangani per tahunnya 100 kilometer. Itu masih 200 kilometer harusnya 2 tahun lagi sudah selesai," jelas Hasto.

Dengan penanganan yang konsisten dan material hotmix, pihaknya optimistis kondisi jalan di Kabupaten Pati bisa membaik dalam dua tahun ke depan.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: joglojateng.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks