Pencarian

Penjualan LCGC Turun 11 Persen, Gaikindo Sebut Konsumen Beralih ke Mobil Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 • 13:53:01 WIB
Penjualan LCGC Turun 11 Persen, Gaikindo Sebut Konsumen Beralih ke Mobil Listrik
Penjualan LCGC turun 11 persen menjadi 83.997 unit pada Januari–September 2026.

JAWA TENGAH — Penjualan mobil LCGC di Indonesia anjlok 11 persen menjadi 83.997 unit pada Januari–September 2026 dibanding periode sama tahun lalu. Gaikindo menilai harga mobil listrik berbasis baterai yang makin murah dan biaya operasional lebih rendah jadi penyebab utama peralihan konsumen. Distribusi BEV ke dealer justru melesat 113,7 persen ke 117.218 unit pada periode yang sama.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D. Sugiarto menyatakan harga LCGC saat ini mulai disaingi kendaraan listrik berbasis baterai. Selisih banderol yang menipis membuat konsumen mempertimbangkan ulang pilihan di segmen mobil murah.

"Saat ini harga mobil LCGC disaingi oleh BEV. Biaya operasi BEV lebih murah, maka dari itu banyak yang beralih," kata Jongkie saat dihubungi, Selasa (20/10).

Harga BEV Kini Mendekati Banderol LCGC

Sejumlah model BEV di pasar Indonesia kini dijual mendekati harga LCGC, bahkan ada yang di bawah Rp200 juta. Angka itu membuat jarak harga keduanya tak lagi jadi pembeda utama bagi pembeli mobil pertama.

Biaya operasional harian jadi faktor penentu berikutnya. Pengisian daya listrik di rumah dinilai lebih hemat dibanding konsumsi bensin mobil LCGC untuk pemakaian dalam kota dengan jarak tempuh menengah.

Wholesales LCGC Januari–September 2026 Menyusut

Data wholesales Gaikindo mencatat distribusi LCGC dari pabrik ke dealer pada Januari–September 2026 mencapai 83.997 unit. Realisasi itu turun 11 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Penurunan penjualan sejalan dengan angka produksi. Tiga merek yang memproduksi LCGC di dalam negeri, yakni Honda, Toyota, dan Daihatsu, memproduksi 110.693 unit pada sembilan bulan pertama 2026.

Angka produksi itu turun enam persen dari 117.733 unit pada Januari–September tahun lalu. Penurunan produksi mengindikasikan pabrikan sudah menyesuaikan volume dengan permintaan pasar yang melemah.

Distribusi Mobil Listrik Melesat 113,7 Persen

Di sisi lain, distribusi BEV ke dealer pada Januari–September 2026 mencapai 117.218 unit. Jumlah itu melesat 113,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka tersebut membuat wholesales BEV kini melampaui LCGC. Posisi itu menandai pergeseran preferensi konsumen di segmen mobil terjangkau, dari kendaraan bermesin bensin kecil ke kendaraan listrik berbasis baterai.

Gaikindo belum membeberkan proyeksi penjualan LCGC untuk sisa tahun ini. Namun tren sembilan bulan pertama menunjukkan tekanan terhadap segmen mobil murah ramah lingkungan masih berlanjut selama harga BEV bertahan di level saat ini.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks