BREBES — Menteri PU Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung ke Jembatan Bailey di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, pada Kamis malam (14/5/2026). Kunjungan itu bertujuan memastikan kekuatan struktur jembatan yang akan menjadi jalur utama bagi truk mixer dan kendaraan pengangkut ribuan ton material proyek Sekolah Rakyat (SR).
Jembatan Bailey ini memiliki panjang 90 meter dengan lebar 4 meter dan kapasitas beban maksimal 25 ton. Infrastruktur sementara tersebut dibangun oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta bersama Direktorat Jenderal Prasarana Strategis.
Keberadaan jembatan menjadi krusial karena proyek SR membutuhkan mobilisasi lebih dari 2.000 ton struktur rangka baja serta lalu lintas truk mixer untuk pekerjaan pengecoran di lokasi. Tanpa jembatan ini, akses menuju lahan proyek seluas 27.372 meter persegi akan sangat terhambat.
Dody menegaskan bahwa penguatan struktur jembatan adalah langkah mutlak mengingat kendaraan yang melintas merupakan kelas berat. Ia mengaku bersyukur proses perkuatan sudah dimulai dan menargetkan rampung dalam beberapa hari ke depan.
“Memang benar, jembatan ini harus diperkuat karena yang akan lewat kendaraan-kendaraan kelas berat. Alhamdulillah sudah mulai diperkuat dan mudah-mudahan dalam beberapa hari sudah siap,” kata Dody dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat (15/5/2026).
Ia juga meminta tim di lapangan untuk melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi struktur. Jika ditemukan perubahan atau pergerakan struktur, penggunaan jembatan harus segera dihentikan sementara untuk perbaikan.
“Kalau ada perubahan struktur atau pergerakan struktur, di-stop dulu, diperbaiki lagi, baru kemudian dipergunakan kembali. Ini seperti yang kita kerjakan juga di Aceh dan Sumatera Utara untuk jembatan-jembatan darurat sambil menunggu pekerjaan permanennya selesai,” tuturnya.
Proyek Sekolah Rakyat di Kabupaten Brebes menggunakan APBN Tahun Anggaran 2025–2026. Dody menegaskan percepatan pembangunan ini menjadi fokus seluruh unit organisasi di lingkungan Kementerian PU sebagai dukungan terhadap program prioritas pemerintah di bidang pendidikan.
“Dengan penguatan jembatan ini, progres Sekolah Rakyat di Brebes bisa kembali kita kejar dan tetap selesai sesuai target Juni,” tegasnya.
Kawasan pendidikan terpadu ini akan mencakup gedung SD, SMP, SMA, asrama siswa, rumah susun guru, kantin, masjid, ruang serbaguna, serta sarana olahraga. Proyek senilai Rp 244,69 miliar ini diharapkan menjadi solusi akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di wilayah Brebes dan sekitarnya.