Jelang Idul Adha, Kebutuhan Hewan Kurban di Jateng Capai 605.817 Ekor, DPRD Minta Pengawasan PMK dan LSD Diperketat

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06:59 WIB
Pengawasan kesehatan hewan kurban di Jawa Tengah diperketat menjelang Iduladha.

SEMARANG — Pemerintah daerah dan petugas kesehatan hewan diminta memperketat pengawasan lalu lintas ternak menjelang Hari Raya Iduladha. Permintaan ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menyusul perkiraan kebutuhan hewan kurban yang mencapai 605.817 ekor.

“Menjelang Iduladha, pengawasan kesehatan hewan kurban harus diperkuat agar masyarakat merasa aman dan hewan yang diperjualbelikan benar-benar sehat,” ujar Saleh di Semarang, baru-baru ini.

Ancaman PMK dan LSD di Tengah Mobilitas Ternak Tinggi

Saleh, yang juga Ketua DPD Golkar Jateng, menyoroti peningkatan mobilitas ternak yang biasanya terjadi jelang Idul Adha. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi memperluas penyebaran penyakit hewan menular.

“Pemeriksaan kesehatan ternak harus dilakukan secara maksimal untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular,” tegasnya.

Ia meminta pemeriksaan dilakukan rutin di pasar hewan, tempat penjualan ternak, hingga titik distribusi. Langkah ini dinilai krusial untuk mengantisipasi PMK dan LSD yang masih menjadi ancaman bagi peternakan di Jawa Tengah.

Stok Ternak Surplus, Jateng Siap Suplai Daerah Lain

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, kebutuhan hewan kurban tahun ini terdiri dari 135.772 ekor sapi, 3.224 ekor kerbau, 336.096 ekor kambing, dan 130.725 ekor domba.

Ketersediaan ternak di provinsi ini justru jauh lebih besar, mencapai 982.149 ekor. Rinciannya meliputi 172.172 ekor sapi, 4.023 ekor kerbau, 580.963 ekor kambing, dan 224.991 ekor domba.

Dengan surplus tersebut, Jawa Tengah tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam daerah, tetapi juga dapat mendistribusikan ternak ke berbagai wilayah lain. Kondisi ini dinilai menjadi potensi ekonomi yang baik bagi peternak lokal.

Edukasi Peternak dan Imbauan ke Pembeli

Saleh mendorong pemerintah daerah terus mengedukasi peternak soal pencegahan penyakit hewan, pola perawatan ternak, dan pentingnya vaksinasi. Di sisi lain, ia mengimbau masyarakat agar lebih selektif saat membeli hewan kurban.

“Masyarakat juga harus teliti saat membeli hewan kurban. Pastikan hewan dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat,” ujar Mohammad Saleh.

Ia menekankan pentingnya memastikan ternak dilengkapi surat keterangan kesehatan hewan. Dengan pengawasan optimal, ia berharap pelaksanaan Iduladha tahun ini berjalan lancar dan masyarakat merasa aman saat berkurban.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: jateng.viva.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top