Tawuran di Jalur Pantura Brebes Tewaskan Pelajar SMK, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Senin, 18 Mei 2026 | 16:01:10 WIB
Korban tawuran pelajar SMK di Brebes meninggal dunia, dua lainnya luka-luka.

BREBES — Satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka akibat tawuran antar kelompok remaja di Jalur Pantura Tanjung-Losari, Kabupaten Brebes. Korban jiwa adalah UH (16), seorang pelajar SMK asal Desa Klampok, Kecamatan Wanasari.

Peristiwa terjadi pada Minggu dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Dua korban luka yakni IS (20), warga Kecamatan Tanjung, yang hingga Minggu malam belum sadarkan diri dan dirawat intensif di RS Mutiara Bunda. Satu korban lainnya, MF (19), warga Desa Klampok, mengalami luka senjata tajam di punggung dan kini dirawat di IGD RSUD Brebes.

Pada Senin (18/5/2026), keluarga korban meninggal menunggu proses autopsi yang dilakukan tim Dokkes Polda Jawa Tengah di ruang jenazah RSUD Brebes.

Keluarga Minta Pelaku Segera Diproses Hukum

Paman korban, Zainal Arifin, menyampaikan harapan keluarga agar kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus ini. Ia meminta para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Harapan kami pihak keluarga, para pelaku bisa segera ditangkap sebagai bentuk efek jera agar kasus seperti ini tidak kembali terjadi di Brebes,” katanya.

Zainal menambahkan, aksi tawuran yang melibatkan remaja sudah sangat meresahkan masyarakat. Pasalnya, peristiwa serupa kerap berujung korban luka hingga meninggal dunia.

Pengawasan Pergaulan Remaja Perlu Diperketat

Pihak keluarga juga berharap ada perhatian serius dari semua pihak. Baik aparat, sekolah, maupun orang tua agar pengawasan terhadap pergaulan remaja lebih diperketat.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi tawuran antar kelompok remaja di Kabupaten Brebes kembali memakan korban jiwa. Peristiwa ini menambah panjang daftar kekerasan jalanan yang melibatkan remaja di wilayah Pantura Jawa Tengah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: puskapik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top