SOLO — Empat atlet dari Sasana Eagle Fist Kungfu Fighting Solo naik podium di Kejuaraan Terbuka Wushu Piala Rektor Unnes ke-6. Ajang yang digelar di Auditorium Unnes, Semarang, pada 17-21 Mei 2026 itu menjadi panggung bagi para pendekar muda asal Kota Bengawan.
Dari total empat medali yang diraih, dua di antaranya berwarna emas. Dua medali perunggu juga berhasil diamankan oleh kontingen Eagle Fist. Prestasi ini langsung mendapat apresiasi dari pengurus perguruan.
Pencapaian itu disebut sebagai hasil dari latihan intensif yang dijalani para atlet selama beberapa bulan terakhir. Target ke depan, prestasi ini bisa dipertahankan di ajang-ajang yang lebih besar.
Kejuaraan Terbuka Wushu Piala Rektor Unnes sendiri telah menjadi agenda tahunan yang dinantikan pegiat bela diri di Jawa Tengah. Edisi keenam tahun ini diikuti oleh puluhan perguruan dari berbagai daerah.
Kompetisi ini mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari sanda (tarung) hingga taolu (seni gerak). Kehadiran Eagle Fist Solo di ajang ini sekaligus menjadi ajang uji coba menjelang kejuaraan tingkat nasional.
Keberhasilan di Semarang menjadi modal berharga bagi para atlet Eagle Fist. Manajemen perguruan menyebut akan terus mematangkan persiapan untuk menghadapi turnamen yang lebih kompetitif ke depan.
“Hasil ini menunjukkan bahwa pembinaan atlet di Solo berjalan dengan baik. Kami akan terus dorong anak-anak untuk berprestasi,” ujar salah satu perwakilan Sasana Eagle Fist Kungfu Fighting Solo.
Dengan raihan ini, Eagle Fist Solo membuktikan bahwa perguruan bela diri di daerah mampu bersaing di level provinsi. Semua medali diraih melalui pertandingan yang ketat dan sportif.