SRAGEN — Temuan bayi perempuan di dalam sebuah kardus menggemparkan warga Dukuh Plasan, Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Senin (25/5/2026) malam. Bayi tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang baru pulang dari pengajian.
Warga yang tengah melintas di jalan kampung mendengar suara tangis samar dari pinggir jalan. Setelah diperiksa, suara itu berasal dari sebuah kardus yang diletakkan begitu saja di area permukiman warga.
Seorang pria dewasa yang baru saja menyelesaikan ibadah salat Isya dan pengajian di masjid setempat menjadi saksi pertama. Ia mengaku kaget saat mendapati isi kardus tersebut adalah seorang bayi perempuan yang masih dalam kondisi hidup.
Tanpa menunggu lama, warga segera melaporkan temuan itu ke perangkat desa dan aparat kepolisian setempat. Bayi tersebut langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis pertama.
Bayi perempuan itu ditemukan dalam keadaan masih hidup dengan tali pusar yang masih menempel. Warga yang pertama menemukan segera membungkus bayi tersebut dengan kain yang ada di lokasi untuk menghangatkan tubuhnya.
Setelah dilaporkan, bayi langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan intensif. Belum ada keterangan resmi dari pihak medis mengenai kondisi terkini bayi tersebut.
Kapolsek Sidoharjo membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa kardus serta kain yang membungkus bayi.
Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi orang tua atau pihak yang diduga membuang bayi tersebut. Pemeriksaan saksi-saksi di sekitar lokasi juga tengah dilakukan untuk mengumpulkan petunjuk.
“Kami masih mendalami kasus ini. Belum ada tersangka, namun penyelidikan terus berjalan,” ujar Kapolsek Sidoharjo dalam keterangan singkatnya, Senin malam.
Kasus penemuan bayi di Sragen ini menambah daftar panjang kasus serupa yang kerap terjadi di berbagai daerah. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa ini untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.