Ibu Rumah Tangga di Ngemplak Boyolali Meninggal Tak Wajar Usai Terima Kiriman Menu Sate Ayam, Polisi Selidiki

Penulis: Joko Purnomo  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:53:01 WIB
Petugas Polres Boyolali melakukan olah tempat kejadian perkara kasus kematian ibu rumah tangga di Ngemplak.

BOYOLALI — Peristiwa kematian misterius mengguncang warga Ngemplak, Boyolali, setelah seorang ibu rumah tangga ditemukan tak bernyawa di kediamannya. Korban diduga meninggal secara tidak wajar usai mengonsumsi kiriman menu sate ayam yang diterimanya. Polisi dari Polres Boyolali telah turun tangan untuk menyelidiki penyebab pasti kematian tersebut.

Tanda-Tanda Keracunan pada Jasad Korban

Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, petugas menemukan sejumlah indikasi kuat yang mengarah pada keracunan akut. Sisa muntahan masih menempel pada pakaian korban, sementara mulut korban mengeluarkan busa. Selain itu, perubahan warna kebiruan atau sianosis terlihat jelas di area mulut dan telinga.

Sianosis pada area wajah dan telinga merupakan salah satu tanda klasik kekurangan oksigen dalam darah, yang kerap dikaitkan dengan paparan zat beracun tertentu. Temuan ini memperkuat dugaan awal bahwa korban meninggal akibat mengonsumsi makanan yang mengandung racun.

Kronologi: Kiriman Sate Ayam Sebelum Kematian

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban menerima kiriman makanan berupa sate ayam beberapa saat sebelum ditemukan dalam kondisi kritis. Setelah menyantap hidangan tersebut, korban mengeluh pusing dan mual hebat. Tak lama kemudian, korban kejang-kejang dan akhirnya meninggal dunia.

Petugas dari Polsek Ngemplak yang tiba di lokasi langsung mengamankan sisa makanan dan muntahan korban sebagai barang bukti. Sampel tersebut kini telah dibawa ke laboratorium forensik untuk diuji kandungan racunnya.

Polisi Selidiki Asal-usul Kiriman Makanan

Kapolres Boyolali melalui Kasat Reskrim menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami asal-usul kiriman sate ayam tersebut. "Kami masih memeriksa saksi-saksi, termasuk keluarga korban dan orang yang diduga mengirimkan makanan itu," ujar Kasat Reskrim Polres Boyolali.

Penyelidikan juga difokuskan pada kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa ini. Polisi belum menetapkan tersangka dan masih menunggu hasil autopsi serta uji laboratorium untuk memastikan penyebab kematian.

Warga Ngemplak Geger, Keluarga Minta Keadilan

Peristiwa ini sontak membuat geger warga sekitar. Sejumlah tetangga korban mengaku kaget karena korban dikenal sebagai sosok yang tertutup dan tidak memiliki masalah dengan orang lain. Keluarga korban berharap polisi dapat mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.

"Kami minta pelaku segera ditangkap. Ini bukan kematian biasa," ujar salah satu perwakilan keluarga di lokasi. Hingga berita ini diturunkan, jasad korban masih menjalani proses autopsi di RSUD Pandan Arang Boyolali.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: radarsolo.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top