Pertamina Turunkan Harga Dex Series per 1 Juni 2026, Pertamax Turbo Ikut Disesuaikan

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Senin, 01 Juni 2026 | 14:10:02 WIB
Pertamina resmi menurunkan harga Dexlite dan Pertamina Dex per 1 Juni 2026 di seluruh SPBU.

JAWA TENGAH — Keputusan ini diumumkan langsung oleh Pertamina Patra Niaga, subholding BUMN migas yang menangani pemasaran bahan bakar. Penurunan harga berlaku untuk Dexlite dan Pertamina Dex, sementara Pertamax Turbo mengalami penyesuaian harga yang berbeda. Perubahan ini mulai efektif pada pukul 00.00 WIB, 1 Juni 2026, di seluruh SPBU Pertamina di Indonesia.

Berapa Besar Penurunan Harga Dex Series?

Pertamina memangkas harga Dexlite dari Rp 14.200 per liter menjadi Rp 13.800 per liter. Artinya, ada penurunan sebesar Rp 400 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex turun dari Rp 15.100 per liter menjadi Rp 14.700 per liter, atau juga turun Rp 400 per liter.

Untuk Pertamax Turbo, harganya disesuaikan dari Rp 14.600 per liter menjadi Rp 14.300 per liter. Penurunan ini lebih kecil dibandingkan Dex Series, yaitu Rp 300 per liter. Meski tipis, penyesuaian ini tetap memberikan kelegaan bagi pengguna kendaraan bensin beroktan tinggi.

Mengapa Pertamina Menurunkan Harga Sekarang?

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini mengikuti tren harga minyak mentah dunia yang cenderung melandai dalam beberapa pekan terakhir. "Kami terus memantau pergerakan harga minyak dan nilai tukar rupiah. Penurunan ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan harga yang kompetitif bagi masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (31/5).

Kebijakan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat di sektor transportasi. BBM nonsubsidi seperti Dex Series dan Pertamax Turbo banyak digunakan oleh pelaku logistik, angkutan umum, dan kendaraan pribadi kelas menengah ke atas.

Dampak Langsung bagi Pengguna dan Industri

Penurunan harga ini langsung disambut positif oleh para sopir truk dan armada logistik. Mereka selama ini mengandalkan Dexlite untuk efisiensi mesin diesel. Dengan selisih Rp 400 per liter, penghematan bisa mencapai puluhan ribu rupiah per tangki penuh.

Di sisi lain, pengguna Pertamax Turbo—yang mayoritas pemilik mobil sport dan kendaraan turbocharged—juga merasakan keringanan. Meski tidak besar, penurunan Rp 300 per liter dianggap membantu di tengah tekanan harga pangan dan kebutuhan pokok yang masih tinggi.

Pertamina Patra Niaga memastikan tidak ada perubahan harga untuk BBM bersubsidi seperti Solar dan Pertalite. Kedua jenis bahan bakar itu masih dijual dengan harga yang sama, sesuai ketentuan pemerintah.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top