SEMARANG — Empat titik strategis di Kota Semarang akan menjadi pusat perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI. Pemkot Semarang telah memetakan sejumlah lokasi untuk menggelar kompetisi membaca dan memahami Al-Qur'an tingkat nasional tersebut.
Venue yang disiapkan tersebar di beberapa titik, mulai dari pusat pemerintahan hingga kampus. Masjid Baiturrahman yang berada di kawasan Simpang Lima akan menjadi salah satu lokasi utama, begitu pula dengan Rumah Dinas Wali Kota Semarang yang juga difungsikan sebagai arena perlombaan.
Auditorium Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Tengah dan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melengkapi daftar lokasi yang disiapkan. Pemilihan keempat tempat ini didasarkan pada kapasitas ruang dan aksesibilitas bagi peserta dari seluruh Indonesia.
Pemkot Semarang sebelumnya telah menyatakan kesiapan sebagai tuan rumah. Rangkaian persiapan terus dilakukan, termasuk koordinasi dengan Kemenag pusat dan provinsi untuk memastikan kelancaran acara.
Selain perlombaan, Kota Semarang juga menyiapkan paket wisata religi bagi para peserta dan pengunjung. Heritage tour religi ini dirancang untuk memperkenalkan sejarah penyebaran Islam dan situs-situs bersejarah di Semarang.
Dengan persiapan yang matang, ajang MTQ Nasional XXXI diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga momentum untuk mempromosikan budaya dan pariwisata religi Kota Semarang ke tingkat nasional.