Kandang Ayam di Karanggede Boyolali Terbakar, 8.000 Ekor Ayam Terpanggang, Kerugian Capai Ratusan Juta

Penulis: Gunawan Susilo  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 12:22:01 WIB
Kandang ayam di Karanggede Boyolali terbakar, menyebabkan 8.000 ekor ayam mati terpanggang.

BOYOLALI — Kebakaran menghanguskan sebuah kandang ayam di wilayah Karanggede, Kabupaten Boyolali, pada Senin pagi. Api dengan cepat melahap bangunan kandang dan menyebabkan ribuan ekor ayam tidak tertolong. Pihak kepolisian dan pemadam kebakaran setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Kobaran api yang membesar membuat petugas kesulitan bergerak di awal kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai angka ratusan juta rupiah akibat hangusnya bangunan dan ribuan ekor ayam yang siap panen.

PLN Putus Aliran Listrik untuk Cegah Korsleting Susulan

Selama proses pemadaman berlangsung, pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan pemutusan jaringan arus listrik di area sekitar kandang. Langkah ini diambil guna memitigasi risiko terjadinya hubungan pendek arus listrik susulan yang bisa memperluas area kebakaran atau membahayakan petugas dan warga.

Pemadaman listrik sementara itu berlangsung hingga api benar-benar padam dan situasi dinyatakan aman oleh tim pemadam kebakaran. Warga sekitar diminta tetap waspada selama proses pendinginan berlangsung.

Fakta Singkat Kebakaran Kandang Ayam Boyolali

  • Lokasi: Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
  • Korban Ternak: 8.000 ekor ayam ditemukan mati terpanggang.
  • Kerugian: Ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
  • Penanganan: Petugas pemadam dikerahkan dan PLN memutus aliran listrik di area terdampak.
  • Korban Jiwa: Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Penyebab Kebakaran Masih dalam Penyelidikan

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polsek Karanggede masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada korsleting arus listrik di dalam kandang, namun belum ada kesimpulan resmi dari aparat.

Petugas juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan dari saksi-saksi di lokasi. Warga diimbau untuk tidak mendekati area kandang yang masih dalam proses investigasi.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: radarsolo.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top