SEMARANG — Kapal penumpang milik PELNI, KM Sinabung, masih menjadi andalan bagi warga yang merencanakan perjalanan laut antarpulau pada awal pertengahan tahun. Berdasarkan data dari pelni.co.id, kapal ini dijadwalkan bertolak dari Pelabuhan Jayapura pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 08.00 waktu setempat, dan tiba di Pelabuhan Surabaya pada Senin, 1 Juni 2026 pukul 14.00 WIB. Pelayaran sejauh itu memakan waktu sekitar enam hari enam jam.
Rute ini menghubungkan wilayah timur hingga barat Indonesia dalam satu rangkaian. Setelah meninggalkan Jayapura, KM Sinabung akan singgah di Biak, Manokwari, Sorong, Baubau, dan Makassar sebelum akhirnya berlabuh di Surabaya. Waktu singgah di setiap pelabuhan bervariasi, mulai dari dua hingga tiga jam, yang digunakan untuk proses naik turun penumpang serta bongkar muat barang.
Berikut jadwal kedatangan dan keberangkatan KM Sinabung di setiap pelabuhan tujuan berdasarkan jadwal pelayaran terbaru:
Harga tiket KM Sinabung tidak seragam. PELNI menerapkan tarif yang berbeda untuk setiap pasangan pelabuhan asal dan tujuan. Perjalanan dengan jarak pendek, seperti dari Sorong ke Manokwari, umumnya memiliki tarif lebih rendah dibandingkan rute antarpulau yang memakan waktu pelayaran berhari-hari seperti Jayapura ke Surabaya. Besaran tarif juga dapat berubah mengikuti ketentuan operasional yang berlaku pada periode keberangkatan tertentu.
Calon penumpang disarankan untuk mengecek langsung harga tiket melalui kanal resmi PELNI. Pasalnya, tarif dapat mengalami penyesuaian tanpa pemberitahuan sebelumnya, terutama menjelang musim liburan atau hari besar nasional.
Pihak PELNI biasanya memperbarui jadwal operasional kapal secara berkala. Perubahan bisa terjadi karena faktor cuaca, kebutuhan perawatan kapal, atau kebijakan perusahaan. Bagi penumpang yang berencana melakukan perjalanan setelah tanggal 1 Juni 2026, memantau pembaruan jadwal resmi menjadi langkah penting agar memperoleh data keberangkatan yang akurat.
KM Sinabung melayani sejumlah pelabuhan di kawasan timur hingga bagian barat Indonesia dalam satu rangkaian pelayaran. Dengan mengetahui jadwal dan rute secara pasti, penumpang dapat mempersiapkan dokumen perjalanan dan logistik dengan lebih baik sebelum berlayar.