Kekalahan 4-0 dari Spanyol Bukan Bencana bagi Inggris, Sarina Wiegman: Kami Tidak Bermain Cukup Baik

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 08:12:01 WIB
Pelatih Sarina Wiegman menilai kekalahan 0-4 dari Spanyol sebagai hasil kurang maksimal tim Inggris.

JAWA TENGAH — Inggris harus rela turun ke jalur playoff setelah takluk 0-4 dari juara dunia Spanyol, Jumat (30/5) dini hari WIB. Hasil ini membuat posisi puncak Grup A3 Kualifikasi Piala Dunia 2027 harus direlakan kepada La Roja. Kini, satu-satunya jalan bagi Inggris untuk terbang ke Brasil adalah melewati babak playoff yang akan digelar pada Oktober hingga November mendatang.

Kinerja Buruk di Palma yang Tak Bisa Ditutupi

"Kami tidak bermain cukup baik, tidak bisa naik ke level lain, dan hampir tidak pernah masuk ke kotak penalti lawan," ujar Wiegman dalam konferensi pers usai laga. Statistik membuktikannya: Inggris nyaris tidak menciptakan peluang berbahaya sepanjang 90 menit. Spanyol mendominasi penguasaan bola dan memaksa pertahanan Inggris bekerja ekstra keras sejak menit awal.

Kekalahan ini menjadi wake-up call yang keras. Namun, Wiegman menegaskan bahwa satu hasil buruk tidak lantas membuat timnya berada dalam krisis. "Kami adalah tim turnamen yang sangat baik. Respons terhadap kemunduran selalu kuat," tambah pelatih asal Belanda itu.

Skema Playoff yang Berat dan Padat

Dengan skenario terburuk, Inggris harus memenangkan dua babak playoff. Putaran pertama akan mempertemukan mereka dengan tim peringkat pertama atau kedua dari League C. Jika lolos, mereka akan menghadapi pemenang dari duel antara tim peringkat kedua atau ketiga League B dan tim dasar League A atau puncak League B. Lawan potensial seperti Belgia atau Portugal sudah menanti di putaran kedua.

Jadwal ini jelas tidak ideal. Para pemain Inggris, yang sebagian besar bermain di klub-klub papan atas Eropa, sudah kelelahan dengan kalender pertandingan yang padat. Playoff justru memangkas waktu persiapan mereka menuju Piala Dunia di Brasil tahun depan.

Pekerjaan Rumah yang Belum Selesai

Kekalahan dari Spanyol juga membuka sejumlah celah yang harus segera dibenahi Wiegman. Siapa pengganti ideal Lucy Bronze di sisi kanan? Siapa yang layak menjadi bek kiri andalan? Lalu, bagaimana cara menjaga Lauren James tetap fit dan tajam sepanjang musim?

Keputusan Wiegman untuk tidak memanggil Aggie Beever-Jones juga menuai sorotan. Inggris dinilai kekurangan opsi di lini depan tengah. Eksperimen memainkan Lauren Hemp di tengah dan Alessia Russo di posisi lebih dalam masih belum menunjukkan hasil meyakinkan.

Meski demikian, Inggris masih punya modal besar. Mereka memiliki salah satu pelatih terbaik di sepak bola wanita. Dalam 12 bulan ke depan, masih ada waktu untuk menemukan solusi. "Belum waktunya menulis obituari untuk tim ini," tulis Suzanne Wrack di The Guardian. Satu kekalahan, sekecil apa pun, belum bisa mengubur mimpi The Lionesses.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top