SEMARANG — Proyek penggantian Jembatan Honggowongso yang runtuh beberapa waktu lalu kini hanya menyisakan satu pekerjaan krusial: pengecoran pelat lantai atas. Bagian ini nantinya menjadi jalur lalu lintas utama bagi warga Ngaliyan dan sekitarnya.
Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, menjelaskan penyelesaian konstruksi bukan berarti jembatan langsung dioperasikan. Beton yang baru dicor harus melalui proses pematangan atau curing selama minimal 21 hari.
"Kalau pekerjaan konstruksi sesuai jadwal sampai 19 Juni. Tetapi setelah itu beton harus menunggu umur beton terlebih dahulu. Minimal 21 hari agar kekuatannya benar-benar memenuhi standar," ujar Suwarto.
Proyek pembangunan ulang ini dikerjakan sejak 19 Mei 2026. Hingga saat ini, seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan. Pekerjaan terakhir yang tersisa adalah pengecoran deck atau lantai atas jembatan.
"Sekarang tinggal mengerjakan pengecoran deck atau lantai atas jembatan yang digunakan untuk badan jalan," kata Suwarto.
Dengan demikian, warga Semarang bagian barat, khususnya pengguna jalan di sekitar Purwoyoso, masih harus bersabar hingga beton benar-benar matang dan dinyatakan layak oleh tim teknis.