Warga Keyongan Boyolali Sambut Antusias Pembangunan Jembatan Garuda, Akses Dua Dukuh Bakal Terhubung

Penulis: Joko Purnomo  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 15:17:01 WIB
Warga Keyongan Boyolali menyambut rencana pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan dua dukuh.

BOYOLALI — Rencana pembangunan Jembatan Garuda di Desa Keyongan, Kecamatan Nogosari, disambut antusias oleh masyarakat. Infrastruktur baru ini akan menjadi penghubung utama antara Dukuh Gumuk Rejo dan Dukuh Sendang Rejo yang selama ini hanya memiliki akses terbatas.

“Selama ini, keterbatasan akses menjadi salah satu kendala yang dihadapi masyarakat setempat,” ujar salah seorang warga, Senin (8/6/2026).

Dari Lahan Pertanian hingga Sekolah, Satu Jembatan untuk Semua

Jembatan Garuda dirancang dengan konstruksi beton dan akan menjadi jalur vital bagi aktivitas warga. Mulai dari petani yang menggarap lahan di seberang dukuh, anak-anak yang bersekolah, hingga mobilitas ekonomi antar-kampung, semuanya akan dipermudah.

Konektivitas yang selama ini terhambat membuat warga harus menempuh jalur memutar atau mengandalkan akses darurat. Dengan adanya jembatan ini, waktu tempuh dan biaya logistik diharapkan bisa ditekan signifikan.

Bagian dari Program Infrastruktur Nasional Prabowo Subianto

Pembangunan Jembatan Garuda merupakan salah satu proyek dari program infrastruktur yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini menyasar peningkatan konektivitas wilayah sekaligus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Boyolali menjadi salah satu daerah yang mendapat alokasi proyek strategis ini. Pemerintah pusat menargetkan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah yang selama ini terisolasi agar kesenjangan akses antarwilayah bisa dikurangi.

Harapan Warga: Ekonomi Desa Bisa Tumbuh

Warga tidak hanya berharap pada kelancaran mobilitas. Mereka juga optimistis Jembatan Garuda bisa menjadi katalis pertumbuhan ekonomi desa. Akses yang lebih mudah ke lahan pertanian dan pasar diharapkan meningkatkan hasil produksi dan pendapatan petani.

“Keberadaan jembatan ini bukan cuma soal jalan, tapi soal masa depan anak-anak kami dan harga jual hasil tani,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai jadwal groundbreaking dan besaran anggaran proyek. Namun, antusiasme warga sudah terlihat sejak pengumuman rencana pembangunan tersebut.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: beritajateng.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top