WONOGIRI — Beredarnya foto yang memperlihatkan gedung KDKMP di Plosorejo, Kismantoro, Wonogiri, seperti berada di tengah hutan menjadi perhatian warganet. Camat Kismantoro, Arief Budi Santoso, buka suara untuk meluruskan persepsi yang keliru.
Ia menegaskan bahwa lokasi gedung tersebut tidak berada di kawasan hutan lindung atau produksi. "Itu bukan hutan negara. Lahan di sekitar gedung adalah area pekarangan warga yang ditumbuhi pepohonan," ujar Arief, Selasa (19/11/2024).
Menurut Arief, vegetasi yang tampak rimbun di foto merupakan tanaman milik warga setempat. Pohon-pohon itu sengaja dibiarkan tumbuh untuk dimanfaatkan kayunya di kemudian hari.
"Memang dari sisi visual, ketika difoto dari sudut tertentu, tampak seperti hutan. Tapi faktanya, itu adalah lahan milik penduduk yang ditanami pohon jati dan mahoni," jelasnya.
Gedung KDKMP sendiri, lanjut Arief, merupakan fasilitas milik pemerintah desa yang dibangun untuk mendukung program ketahanan pangan. Bangunan itu terletak di area yang tidak jauh dari permukiman warga.
Foto tersebut diunggah oleh akun media sosial @merapi_uncover pada Senin (18/11/2024). Dalam unggahannya, akun itu menuliskan narasi bahwa bangunan KDKMP berada di tengah hutan dan terkesan tidak terawat.
Unggahan itu sontak menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang mempertanyakan fungsi dan aksesibilitas gedung tersebut. Namun, Camat Kismantoro memastikan bahwa bangunan itu masih difungsikan dengan baik.
"Gedung ini digunakan untuk kegiatan kelompok tani dan penyuluhan pertanian. Akses jalannya juga sudah bagus, bisa dilalui kendaraan roda empat," tegas Arief.
Pemerintah Desa Plosorejo, kata Arief, akan melakukan pembersihan area sekitar gedung agar tidak menimbulkan kesan terbengkalai. Langkah ini juga untuk mengantisipasi kesalahpahaman serupa di kemudian hari.
"Kami akan koordinasi dengan perangkat desa untuk merapikan vegetasi di sekitar gedung. Agar tampak lebih terawat dan tidak lagi menimbulkan persepsi yang salah," pungkasnya.