Pemprov Jateng Pastikan Jalan Randublatung-Cepu 2,6 Km Diperbaiki dengan Konstruksi Beton, Target Rampung Tahun Ini

Penulis: Hendra Wijaya  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 11:07:31 WIB
Gubernur Jateng Luthfi memantau progres perbaikan jalan Randublatung-Cepu sepanjang 2,6 km.

BLORA — Gubernur Jawa Tengah Luthfi menargetkan perbaikan total ruas Jalan Randublatung-Cepu sepanjang 2,6 kilometer rampung pada tahun ini. Proyek yang menjadi salah satu prioritas Pemprov Jateng itu akan menggunakan konstruksi beton agar lebih tahan lama dan tidak mudah rusak.

Target Gubernur: Mulus Tanpa Lubang

Kepala daerah menegaskan perbaikan tidak setengah-setengah. Targetnya, seluruh titik lubang di sepanjang jalur penghubung dua kecamatan di Blora itu harus hilang total setelah pengerjaan selesai.

Jalan Randublatung-Cepu selama ini menjadi jalur vital bagi mobilitas warga dan distribusi logistik, terutama dari kawasan perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur. Kondisi jalan yang rusak parah kerap memicu keluhan pengendara dan memperlambat waktu tempuh.

Konstruksi Beton Dipilih Demi Ketahanan

Pemprov Jateng memilih konstruksi beton untuk ruas tersebut. Material ini dinilai lebih kuat menahan beban kendaraan berat yang kerap melintas, termasuk truk pengangkut hasil bumi dan semen dari kawasan Cepu.

Dengan metode beton, diharapkan masa pakai jalan lebih panjang dan perawatan rutin bisa diminimalkan. Ini berbeda dengan aspal hotmix yang lebih cepat bergelombang atau berlubang jika terkena genangan air dan tekanan kendaraan besar.

Progres Pengerjaan Jadi Sorotan Warga

Warga sekitar berharap proyek perbaikan tidak molor seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebagian ruas di jalur yang sama sempat diperbaiki tambal sulam, namun hasilnya tidak bertahan lama.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPUBMCK) Provinsi Jawa Tengah memastikan pengerjaan sudah dimulai dan akan diawasi ketat agar sesuai spesifikasi. Pihaknya juga membuka akses pengaduan jika ditemukan pengerjaan yang tidak sesuai kontrak.

Dampak bagi Ekonomi dan Mobilitas Warga

Jalan Randublatung-Cepu merupakan akses utama menuju pusat ekonomi di Kecamatan Cepu, termasuk pasar tradisional dan kawasan industri. Jika perbaikan tuntas sesuai target, distribusi barang dan aktivitas perdagangan diharapkan kembali lancar.

Warga yang selama ini mengeluhkan kerusakan jalan juga bakal merasakan langsung manfaatnya. Perjalanan dari Randublatung ke Cepu yang biasanya memakan waktu lebih lama akibat menghindari lubang, diprediksi kembali normal.

Reporter: Hendra Wijaya
Back to top