KUDUS — Antusiasme para pendonor terlihat sejak pagi. Mereka datang dari berbagai kalangan, mulai dari pegawai rumah sakit, keluarga pasien, mitra kerja, hingga masyarakat umum yang mendaftar untuk mengikuti aksi kemanusiaan ini.
Direktur RS ‘Aisyiyah Kudus, dr. Indah Rosiana, MARS., FISQua, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Donor darah menjadi wujud kontribusi nyata rumah sakit kepada masyarakat di luar layanan medis di dalam gedung.
“Momentum Milad ke-50 ini menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang RS ‘Aisyiyah Kudus tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan di dalam rumah sakit, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Rumah sakit menggandeng Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Kudus untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Seluruh proses donor darah berjalan sesuai standar pelayanan dan prosedur kesehatan yang ketat demi menjamin keamanan serta kenyamanan para pendonor.
“Melalui kegiatan donor darah ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial,” imbuh dr. Indah.
Hasil dari 120 kantong darah yang terkumpul diharapkan dapat langsung dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan darah bagi pasien di Kabupaten Kudus maupun daerah sekitarnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat luas mengenai pentingnya donor darah secara rutin.
Perayaan Milad ke-50 RS ‘Aisyiyah Kudus tahun ini mengusung tema “Go Better RSAKu, Unlimited Innovation”. Tema tersebut menjadi penegasan komitmen rumah sakit untuk terus berinovasi dalam pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.