KUDUS — Tim PDKB PLN UPT Semarang turun ke lapangan untuk memastikan sistem kelistrikan di wilayah Kudus dan Jepara tetap andal. Pemeliharaan difokuskan pada PMS Busbar Bay Jepara di GI Kudus, komponen vital dalam jaringan transmisi listrik.
Pekerjaan dilakukan dengan metode Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Artinya, perawatan berlangsung tanpa memadamkan aliran listrik ke pelanggan.
Metode ini memungkinkan teknisi bekerja langsung pada peralatan yang masih dialiri tegangan tinggi. Tim PDKB menggunakan alat pelindung diri khusus dan prosedur ketat untuk menjamin keselamatan.
PLN UPT Semarang menjadwalkan pemeliharaan ini sebagai bagian dari persiapan menghadapi momen nasional. Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026 diperkirakan meningkatkan kebutuhan listrik di berbagai sektor.
Perayaan dan kegiatan masyarakat biasanya meningkat pada hari libur nasional. PLN ingin memastikan tidak ada gangguan pasokan yang mengganggu aktivitas warga maupun instansi pemerintah di dua kabupaten tersebut.
Gardu Induk Kudus merupakan titik nodal yang melayani sebagian besar wilayah Jepara dan Kudus. Busbar Bay Jepara adalah jalur spesifik yang menyuplai listrik ke arah Jepara.
Pemeliharaan rutin pada komponen ini bertujuan mencegah kegagalan sistem yang bisa menyebabkan pemadaman luas. “Kami rutin melakukan pemeliharaan untuk menjaga keandalan sistem,” ujar perwakilan PLN UPT Semarang dalam keterangannya.
Dengan metode PDKB, warga tidak merasakan dampak pemadaman selama proses pemeliharaan berlangsung. Kegiatan ini memakan waktu beberapa jam pada pekan lalu dan telah selesai sesuai jadwal.
PLN mengimbau masyarakat tetap tenang dan melaporkan jika menemukan gangguan listrik di lingkungan masing-masing. Laporan bisa disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile atau kontak pusat panggilan 123.