Apindo Pusat Dukung Penuh Jateng Jadi Pusat Investasi, Gubernur Ahmad Luthfi Kejar Revitalisasi Pelabuhan dan Dry Port

Penulis: Joko Purnomo  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 20:59:01 WIB
Apindo Pusat optimistis Jawa Tengah mampu bersaing sebagai pusat investasi dengan pertumbuhan ekonomi tinggi.

SEMARANG — Apindo Pusat menilai Jawa Tengah memiliki iklim investasi yang sangat baik, bahkan disebut mampu bersaing dengan Vietnam. Keyakinan ini didasari oleh pertumbuhan ekonomi di sejumlah daerah yang melesat, seperti Kabupaten Kendal yang pada 2025 mencapai sekitar sembilan persen, jauh di atas rata-rata nasional.

“Jadi untuk kompetisi dengan Vietnam dan negara lain tidak perlu Indonesia, cukup Jawa Tengah saja. Apalagi dipimpin oleh Gubernur Ahmad Luthfi yang luar biasa,” ujar Bob Azam dalam pernyataan resmi yang diterima di Semarang.

ICOR Rendah dan Pertumbuhan Daerah Jadi Daya Tarik

Selain pertumbuhan ekonomi yang tinggi, Bob menyoroti rendahnya Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di beberapa daerah di Jawa Tengah. ICOR yang rendah menandakan bahwa setiap tambahan investasi menghasilkan output ekonomi yang lebih efisien, menjadikan provinsi ini semakin menarik bagi investor.

Dukungan Apindo Pusat ini juga menyasar pada upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang kawasan industri. Dua proyek utama yang menjadi perhatian adalah revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan rencana pembangunan dry port atau tempat bongkar muat kontainer di Kawasan Industri Batang dan Kendal.

Gubernur: Tak Bisa Andalkan APBD Saja, Investasi Kunci Pertumbuhan

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik dukungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah tidak bisa hanya bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Investasi menjadi syarat mutlak untuk mendorong pembangunan wilayah.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD dalam membangun wilayah, tetapi ada juga investasi,” kata Luthfi.

Menurutnya, posisi geografis Jawa Tengah yang berada di tengah-tengah antara Jawa Timur dan Jawa Barat menjadi keunggulan tersendiri. Ditambah lagi dengan tenaga kerja yang kompetitif serta kemudahan perizinan investasi yang terus dipermudah oleh pemerintah daerah.

Komunikasi Intens dengan Pusat untuk Percepatan Infrastruktur

Ahmad Luthfi mengaku telah berkali-kali berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong percepatan proyek revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan pembangunan dry port. Kedua infrastruktur ini dinilai krusial untuk memperkuat rantai pasok logistik bagi kawasan industri di Batang dan Kendal.

Di sisi lain, Pemprov Jateng terus gencar mempromosikan potensi investasi kepada calon investor dalam dan luar negeri. Dukungan dari Apindo, baik pusat maupun daerah, dianggap penting untuk mengawal dan mengembangkan potensi ekonomi di provinsi ini.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: ppid.jatengprov.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top