SEMARANG — Asprov PSSI Jawa Tengah mengumumkan secara resmi pelaksanaan Festival Sepakbola Piala Presiden Grassroots 2026. Kompetisi ini disiapkan untuk dua kategori usia, yakni U-10 dan U-12, yang akan mempertemukan talenta muda sepak bola dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Festival ini merupakan bagian dari program pembinaan usia dini yang menjadi prioritas PSSI pusat. Melalui ajang ini, Asprov PSSI Jateng ingin menjaring bibit-bibit pesepak bola potensial sekaligus memperkenalkan nilai-nilai sportivitas sejak dini.
Peserta yang berminat wajib memenuhi sejumlah persyaratan administratif yang telah ditetapkan panitia. Setiap tim harus mendaftarkan pemain dalam rentang usia yang sesuai, yaitu maksimal 10 tahun untuk kategori U-10 dan 12 tahun untuk kategori U-12.
Dokumen pendukung seperti akta kelahiran dan surat rekomendasi dari klub atau sekolah menjadi syarat mutlak. Panitia juga mewajibkan setiap pemain melampirkan surat keterangan sehat dari dokter.
Hingga pengumuman ini dirilis, Asprov PSSI Jateng masih merahasiakan lokasi pasti dan tanggal pertandingan. Namun, panitia memastikan bahwa festival akan digelar pada paruh pertama tahun 2026 di salah satu kota besar di Jawa Tengah.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan teknis pertandingan akan disampaikan melalui kanal resmi Asprov PSSI Jateng dalam waktu dekat. Para calon peserta diminta terus memantau pengumuman terbaru.
Festival Piala Presiden Grassroots 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga sarana edukasi bagi pemain muda. Asprov PSSI Jateng menargetkan lahirnya generasi pesepak bola yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki karakter disiplin dan kerja sama tim.
Program ini sejalan dengan visi PSSI untuk membangun ekosistem sepak bola nasional yang kuat mulai dari level akar rumput. Ke depannya, pemain terbaik dari festival ini berpeluang direkomendasikan ke Sekolah Sepak Bola (SSB) binaan atau bahkan ke pusat pelatihan daerah.