PDIP Sukoharjo Dorong Program Seragam Gratis Masuk APBD 2027, Target Ringankan Beban Orang Tua Siswa

Penulis: Joko Purnomo  •  Senin, 22 Juni 2026 | 23:52:31 WIB
PDIP Sukoharjo dorong program seragam sekolah gratis masuk APBD 2027 untuk ringankan beban orang tua siswa.

SUKOHARJO — Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sukoharjo Sutoyo menyatakan pihaknya hingga kini terus memperjuangkan agar program seragam sekolah gratis bisa diakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027. Program ini dinilai menjadi salah satu solusi konkret untuk menekan pengeluaran rumah tangga warga, khususnya menjelang tahun ajaran baru.

“Kami terus mendorong agar program ini masuk dalam prioritas pembahasan APBD 2027. Ini bukan janji politik semata, tapi kebutuhan riil masyarakat,” ujar Sutoyo dalam keterangannya, Senin (21/4).

Mengapa Baru Masuk APBD 2027?

Menurut Sutoyo, proses penganggaran program seragam gratis membutuhkan kajian mendalam terkait kapasitas fiskal daerah. Pihaknya memastikan akan mengawal pembahasan ini sejak tahap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa hingga kabupaten.

“Kami ingin memastikan tidak ada celah anggaran yang menghambat. Prosesnya harus matang agar tidak membebani keuangan daerah,” tambahnya.

Dampak Langsung ke Warga

Program ini menyasar ribuan siswa dari keluarga kurang mampu di Sukoharjo. Jika terealisasi, orang tua tidak perlu lagi mengeluarkan biaya hingga ratusan ribu rupiah per tahun untuk membeli seragam sekolah anak.

“Seragam sekolah memang bukan satu-satunya kebutuhan, tapi ini cukup signifikan. Apalagi bagi orang tua yang punya lebih dari satu anak usia sekolah,” kata Sutoyo.

Apa Langkah Selanjutnya?

DPC PDIP Sukoharjo berencana menggelar forum diskusi publik bersama Dinas Pendidikan dan Komisi IV DPRD setempat dalam waktu dekat. Tujuannya, menyamakan persepsi tentang skema pendanaan dan sasaran penerima manfaat program seragam gratis.

“Kami ingin program ini tepat sasaran. Bukan hanya seragam, tapi mungkin juga alat tulis dan sepatu. Semua masih dalam tahap pembahasan,” pungkas Sutoyo.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: radarsolo.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top