PEMALANG — Perjalanan bersepeda Arezoo Eskandari telah berlangsung tujuh bulan. Selama periode itu, ia melintasi China, Vietnam, Laos, Thailand, dan Malaysia sebelum akhirnya memasuki Indonesia.
"Oh! Saya sudah melewati enam negara sejauh ini, tetapi negara terbaik bagi saya adalah Indonesia karena semua orang sangat hangat, ramah dan penuh keramahan," kata Arezoo.
Pengalaman bertemu berbagai budaya di sejumlah negara membuat Arezoo dapat membandingkan sambutan yang ia terima. Ia menilai warga Indonesia memiliki kehangatan yang berbeda.
Interaksi yang dialaminya sejak tiba di Jakarta hingga melanjutkan perjalanan menuju Jawa Tengah meninggalkan kesan mendalam. "Saya sangat menyukai orang Indonesia," ujarnya.
Kehadiran Arezoo di Pemalang menarik perhatian masyarakat. Saat mengikuti Car Free Day di kawasan City Walk, ia disambut ratusan pesepeda dan warga yang penasaran dengan kisah perjalanannya.
Banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan itu untuk berfoto bersama atau berbincang langsung dengan perempuan yang membawa pesan perdamaian dari Iran.
Perjalanan Arezoo masih jauh dari selesai. Ia menargetkan menyelesaikan ekspedisi keliling Asia selama satu tahun penuh. Usai menjelajahi sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Bali, ia berencana melanjutkan perjalanan menuju India, Nepal, Pakistan, Tajikistan, dan Kirgistan.
Rute terakhir sebelum kembali ke Iran adalah melalui Turki. Semangatnya mengayuh sepeda melintasi ribuan kilometer tak hanya menjadi petualangan pribadi, tetapi juga sarana memperkenalkan pesan persahabatan dan perdamaian antarbangsa.