JAWA TENGAH — Angka tersebut diumumkan langsung oleh Tri Mulyono, Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI DSO), di Depok pada Senin (21/6/2026). Menurut Tri, performa penjualan sepanjang lima bulan pertama tahun ini masih cukup solid di tengah dinamika pasar.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat distribusi kendaraan secara wholesales periode Januari–Mei 2026 mencapai 359.015 unit. Dari total tersebut, penjualan Daihatsu berkontribusi sekitar seperenam bagian atau tepatnya 16,5 persen.
“Pencapaian tersebut berhasil mempertahankan posisi nomor dua di peringkat otomotif nasional dengan market share 16,5 persen,” ujar Tri. Posisi ini menegaskan konsistensi Daihatsu sebagai pemain utama, khususnya di segmen kendaraan penumpang dan komersial ringan yang menjadi tulang punggung penjualannya.
Kinerja positif Daihatsu sejalan dengan pemulihan industri otomotif nasional. GAIKINDO mencatat pertumbuhan distribusi kendaraan secara tahunan (year on year/YoY) mencapai 12,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini menjadi sinyal pemulihan setelah industri otomotif menghadapi tekanan akibat perlambatan ekonomi dan pelemahan nilai tukar rupiah sepanjang tahun lalu. Dengan torehan 59.500 unit, Daihatsu ikut menopang tren positif tersebut.
Keberhasilan mempertahankan posisi kedua nasional menjadi modal penting bagi Daihatsu untuk menghadapi persaingan di paruh kedua 2026. Persaingan di segmen low cost green car (LCGC) dan multi-purpose vehicle (MPV) diprediksi masih akan ketat, terutama dengan agresivitas kompetitor utama yang juga mencatatkan pertumbuhan.
Tri menambahkan bahwa pihaknya akan terus menjaga momentum melalui strategi produk dan layanan purna jual. “Kami fokus pada kebutuhan konsumen Indonesia yang mengutamakan efisiensi dan keandalan,” pungkasnya.