DEMAK — Sebanyak 31 ASN di lingkungan Kemenag Demak resmi mengemban jabatan fungsional setelah mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah secara serentak se-Jawa Tengah, Selasa (23/6/2026). Mereka yang dilantik merupakan formasi tahun 2024 dari berbagai bidang, mulai dari tenaga pendidik hingga analis kepegawaian.
Komposisi terbesar dalam pelantikan kali ini adalah para guru yang telah memiliki Sertifikat Pendidik (Serdik). Selain itu, pejabat fungsional yang baru juga mencakup penghulu, penyuluh agama, analis sumber daya manusia aparatur, pranata komputer, dan pranata hubungan masyarakat.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Demak, Khulalul Mubarok, menegaskan bahwa pengangkatan ini bukan sekadar formalitas administrasi. “Jabatan fungsional menuntut kompetensi dan tanggung jawab yang lebih spesifik. Karena itu, para ASN yang dilantik harus mampu menunjukkan kinerja terbaik serta memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat,” ujarnya saat mendampingi peserta di aula setempat.
Meski puluhan ASN telah resmi dilantik, tidak semua guru di lingkungan Kemenag Demak bisa ikut serta dalam prosesi ini. Pelantikan untuk formasi guru yang belum memiliki Sertifikat Pendidik masih harus ditunda. Pengangkatan dalam jabatan fungsional baru akan diproses setelah mereka memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah.
Khulalul menambahkan, keberadaan pejabat fungsional memiliki peran strategis dalam mendukung program dan layanan Kemenag. Setiap jabatan memiliki tugas dan keahlian khusus yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.
Dalam arahannya, Khulalul berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjaga integritas dan terus meningkatkan kompetensi. “Pelantikan ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik. Amanah yang diberikan harus dijalankan dengan penuh dedikasi, profesionalisme, dan semangat melayani,” katanya.
Dengan bertambahnya jumlah pejabat fungsional, diharapkan kualitas pelayanan keagamaan di Kabupaten Demak dapat terus meningkat. “Semoga harapannya seluruh ASN dapat semakin optimal dalam menjalankan peran dan keahliannya masing-masing,” pungkas Khulalul.