PATI — Maraknya transaksi jual-beli di platform media sosial kembali memakan korban. Seorang warga Pati berinisial P nyaris mengalami kerugian hingga Rp1 juta setelah membeli parfum melalui aplikasi TikTok Shop, Jumat (19/6/2026).
P menceritakan, awalnya ia tertarik membeli parfum merek Testimoni dari akun CL SCENT ID. Setelah sepakat, ia mentransfer uang sebesar Rp395 ribu ke rekening yang diberikan penjual. Namun, barang yang dijanjikan tak kunjung dikirim.
Alih-alih mendapatkan parfum pesanannya, P justru kembali dimintai uang tambahan sebesar Rp505 ribu oleh penjual yang beralamat di Bogor, Jawa Barat. Pelaku beralasan agar total uang Rp900 ribu bisa dikembalikan.
“Awalnya itu saya mau beli parfum lewat online. Uang sudah ditransfer Rp395 ribu, tapi barang tak kunjung dikirim. Malahan saya dimintai transfer lagi Rp505 ribu. Ini kan jelas penipuan,” kata P kepada Mantranews.id, Kamis (2/7/2026).
P mengaku geram karena penjual justru menjadikan permintaan transfer tambahan sebagai syarat pengembalian dana awal. “Saat saya minta uang saya yang Rp395 ribu itu dikembalikan, penjual malah nyuruh saya transfer lagi sekian. Ini kan jelas pemerasan dan penipuan,” imbuhnya.
Merasa menjadi korban penipuan dan pemerasan, P berencana melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Langkah ini diambil tak hanya untuk mengembalikan uangnya, tetapi juga untuk mengantisipasi aksi serupa menimpa warga lain.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada saat bertransaksi di platform digital. Modus penipuan dengan iming-iming harga murah dan permintaan transfer di luar aplikasi resmi masih marak terjadi. Pembeli disarankan untuk selalu menggunakan sistem pembayaran yang disediakan oleh platform agar transaksi lebih aman dan terlacak.