JAWA TENGAH — Dell menambah lini periferal kantornya dengan Pro 5 (WB526), webcam 2K yang dirancang khusus untuk kebutuhan rapat video di lingkungan kerja. Perangkat ini hadir dengan sensor Sony, autofokus, dan sejumlah fitur cerdas yang biasanya ditemukan di webcam kelas lebih mahal.
Dari sisi desain, Pro 5 berbodi plastik hitam ringan dengan bentuk oval. Dimensinya sekitar 2,28 inci (57,9mm) lebar, 1,7 inci (43,18mm) dalam, dan 1,4 inci (35,56mm) tinggi. Bobotnya sekitar 2,57 ons (73 gram) tanpa mount.
Spesifikasi Utama Dell Pro 5
- Resolusi: 2K QHD/30fps, 1080p/30fps, 720p/60fps dan 30fps
- Sensor: Sony
- Field of view: 78 derajat diagonal, 65 derajat
- Zoom: 2x digital
- Autofokus: Ya, aperture maksimum f/2.0
- HDR: Ya
- Mikrofon: Omni-directional built-in
- Koneksi: USB-C wired (kabel 1,5 meter, non-detachable)
- Mount: Universal clip, kompatibel tripod
- Dimensi: 57,9 x 43,18 x 35,56mm
- Berat: 210 gram dengan mount
- Software: Dell Display and Peripheral Manager
Fitur Unggulan untuk Kantor
Pro 5 punya beberapa fitur yang membedakannya dari webcam konsumen biasa. Pertama, ada penutup lensa fisik yang bisa dibuka-tutup lewat switch kecil di atas perangkat. Mekanismenya tidak yang paling elegan, tapi berfungsi dengan baik.
Dell juga menyertakan mekanisme penguncian yang dirancang untuk dipasang melalui loop pada kabel. Fitur ini berguna bagi yang bekerja di lingkungan kantor kurang aman atau sering memakai ruang co-working.
Webcam ini kompatibel dengan Windows Hello untuk login biometrik. Ada pula fitur AI auto-framing, face tracking, smart auto-exposure, dan Document View yang otomatis aktif saat kamera diturunkan minimal 60 derajat ke arah dokumen.
Harga dan Ketersediaan
Dell Pro 5 dijual dengan harga USD 119,99, meski saat ini sedang diskon menjadi USD 114,99. Dalam kotak pembelian, pengguna mendapat mount monitor detachable dan mekanisme penguncian kabel.
Mount monitor yang disertakan terbilang kokoh dengan bobot sekitar 4,7 ons (133 gram), hampir dua kali lipat bobot webcam itu sendiri. Mount ini memungkinkan webcam dimiringkan hingga 90 derajat ke depan dan diputar hampir 90 derajat ke kiri atau kanan.
Performa di Berbagai Kondisi Cahaya
Dalam pengujian di ruangan terang, Pro 5 tampil cukup baik meski color balancing sedikit membuat gambar terlihat pucat dan ketajaman tidak maksimal. Hasilnya justru cocok untuk keperluan kantor karena gambar terang dan merata, meski terkesan datar.
Di kondisi minim cahaya dengan hanya satu monitor 27 inci sebagai sumber terang, Pro 5 mampu menangkap lebih banyak detail dibanding webcam 1080p kebanyakan. Namun performanya jauh dari kata bagus, terutama saat merekam video bergerak yang tampak sangat grain dengan artefak besar.
Untuk skenario overexposed, Pro 5 cukup seimbang dalam mengelola cahaya, tapi auto color balancing-nya meleset. Webcam Dell Pro (WB5023) dan Elgato Neo tampil lebih baik dalam hal ini.
Catatan pada Software dan Mikrofon
Dell Display and Peripheral Manager menyediakan banyak pengaturan seperti brightness, sharpness, contrast, saturation, dan vibrance. Sayangnya, penyesuaian tersebut tidak memberi dampak signifikan pada gambar. Menurunkan saturation ke 0 persen hanya membuat gambar sedikit desaturasi, bukan hitam-putih sepenuhnya.
Aplikasi ini juga tidak bisa diminimize ke system tray, yang bisa menjengkelkan bagi sebagian pengguna. Mikrofon omni-directional bawaan tergolong biasa. Suara masih terdengar jelas dan tidak seperti berteriak di dalam terowongan, tapi bukan mikrofon yang direkomendasikan untuk penggunaan serius.
Dell Pro 5 adalah webcam yang dirancang untuk kantor, dan untuk keperluan itu performanya tidak buruk. Namun dengan harga USD 119,99, ada alternatif seperti Elgato Neo yang dijual USD 60 dan sering ditemukan sekitar setengah harga tersebut. Razer Kiyo X juga menawarkan resolusi 2K dengan harga retail USD 100. Pro 5 bukan webcam buruk, tapi pengguna tidak perlu merogoh USD 120 untuk kualitas yang setara.