Pemerintah Siapkan Peresmian PLTS 100 GW di Bali, Target Kurangi Impor Energi Hingga Rp 462 Triliun

Penulis: Hendra Wijaya  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:23:01 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjadwalkan peresmian tahap awal PLTS 100 GW bersama Presiden Prabowo Subianto di Bali.

JAWA TENGAH — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tengah mengupayakan jadwal dengan Presiden Prabowo Subianto untuk meresmikan langsung tahap awal pembangunan PLTS raksasa tersebut. Bali menjadi lokasi yang dipilih untuk seremoni peluncuran proyek energi baru terbarukan berskala besar ini.

"Saya lagi usahakan meminta jadwal Bapak Presiden untuk peresmian tahap pertama terhadap PLTS 100 GW. Mungkin kita akan buat di Bali," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Lahan 24 Ribu Hektare di Jawa Jadi Modal Awal

Sebelum mengejar target 100 GW, pemerintah memprioritaskan pembangunan PLTS berkapasitas 17 GW sebagai langkah perdana. Untuk mendukung proyek ini, Kementerian ESDM bersama Kementerian ATR/BPN telah menyiapkan lahan seluas 24 ribu hektare yang tersebar di Pulau Jawa.

Wakil Menteri ESDM Yuliot memastikan lahan tersebut terhubung langsung dengan jaringan transmisi dan gardu induk milik PLN. Dengan begitu, listrik yang dihasilkan bisa langsung dialirkan ke sistem kelistrikan nasional tanpa hambatan infrastruktur.

Bahlil menambahkan, program ini telah masuk dalam

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top