MAGELANG — Antisipasi dini terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat jajaran Polda Jawa Tengah. Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman turun langsung ke Polresta Magelang untuk memastikan seluruh peralatan pemadam dalam kondisi siap operasional.
Dalam kunjungannya, Rabu (14/8), ia mengecek sejumlah perlengkapan milik Polri maupun instansi pendukung. Pemeriksaan ini tidak hanya sekadar inspeksi visual, tetapi juga mencakup simulasi penggunaan alat-alat utama.
Beberapa peralatan yang diuji coba dalam simulasi tersebut meliputi mesin pemotong kayu, mesin diesel, alat pemadam api ringan (APAR), hingga kendaraan Armoured Water Cannon (AWC). Pengujian ini bertujuan memastikan setiap unit dapat difungsikan secara maksimal saat dibutuhkan di lapangan.
Brigjen Pol Latif Usman memberikan arahan tegas kepada personel. Ia menekankan pentingnya menjaga kesiapan secara berkelanjutan, meningkatkan koordinasi lintas instansi, dan mampu memberikan respons cepat jika terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Magelang.
Kapolresta Magelang Kombes Pol. Edy Bagus Sumantri menuturkan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum untuk mengoptimalkan sinergi antarlembaga.
"Selama kegiatan berlangsung berjalan dengan aman, tertib dan lancar," katanya.
Melalui inspeksi ini, kesiapsiagaan Polresta Magelang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Basarnas, serta instansi terkait lainnya diharapkan semakin solid. Penguatan ini menjadi krusial terutama saat memasuki puncak musim kemarau yang rawan memicu titik api di area hutan dan lahan pertanian.