SLAWI — Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Tegal cabang pencak silat tahun 2026 resmi berakhir dengan menyisakan nama-nama juara di tiga jenjang pendidikan. Ajang tahunan yang digelar di Gedung Aisyiyah Slawi pada 3–5 Agustus 2026 ini menjadi ajang pembuktian bagi para atlet pelajar dari berbagai penjuru kabupaten.
Ketua Panitia POPDA Cabang Olahraga Pencak Silat, Jamaludin, menyampaikan apresiasi atas kelancaran dan sportivitas yang ditunjukkan seluruh peserta selama tiga hari bertanding. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan atlet muda secara berkelanjutan.
Pada jenjang Sekolah Dasar, SD Muhammadiyah Sulang tampil sebagai juara umum dengan koleksi 2 medali emas, 1 medali perak, dan 1 medali perunggu. Capaian ini menegaskan kualitas pembinaan pencak silat di sekolah tersebut.
Persaingan di kategori SMP/MTs berlangsung ketat, namun SMP Muhammadiyah 2 Adiwerna berhasil keluar sebagai yang terkuat. Sekolah ini mengumpulkan 4 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu, menjadikannya kontributor medali emas terbanyak di antara semua jenjang.
Di jenjang pendidikan menengah atas, SMA Negeri 1 Slawi sukses merebut gelar juara umum. Para pesilat muda dari sekolah ini membawa pulang 3 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu.
Keberhasilan ketiga sekolah tersebut tak lepas dari kerja keras para atlet dan pelatih. POPDA sendiri dirancang sebagai wadah seleksi atlet pelajar berbakat untuk nantinya dipersiapkan menghadapi kompetisi di tingkat provinsi.
Dengan berakhirnya ajang ini, perhatian kini tertuju pada pembinaan lanjutan. Para juara diharapkan terus mengasah kemampuan agar mampu mengharumkan nama Kabupaten Tegal pada event Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (POPPROV) Jawa Tengah mendatang.