SEMARANG — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Semarang dijadwalkan memadamkan aliran listrik di tiga wilayah berbeda pada Rabu, 12 Agustus 2026. Gangguan suplai ini bukan akibat kerusakan, melainkan bagian dari pekerjaan pemeliharaan rutin jaringan tegangan menengah yang bertujuan menjaga kestabilan pasokan listrik bagi warga dan industri di Semarang.
Pemadaman akan berlangsung dalam dua sesi waktu yang berbeda. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk mengantisipasi kebutuhan listrik selama rentang waktu tersebut.
Pekerjaan yang dilakukan PLN pada sesi pertama dan kedua adalah penggantian isolator dan pemangkasan pohon yang berdekatan dengan jaringan SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah). Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah gangguan listrik saat musim hujan tiba.
Untuk sesi ketiga, pemadaman diperlukan guna pemeliharaan preventif pada gardu distribusi. Perawatan berkala ini dilakukan agar kualitas daya listrik yang diterima pelanggan tetap stabil dan terhindar dari potensi tegangan drop.
PLN mengimbau warga yang wilayahnya masuk daftar pemadaman untuk mematikan peralatan elektronik yang sensitif terhadap lonjakan arus listrik. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kerusakan perangkat saat aliran listrik kembali dinyalakan.
Pihak PLN juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar lokasi pekerjaan demi keselamatan petugas dan warga. "Pemeliharaan ini kami lakukan demi kelancaran suplai listrik ke depan," ujar juru bicara PLN setempat dalam keterangan resminya.
Jika pemadaman selesai lebih cepat dari jadwal, aliran listrik akan dinormalisasi kembali secara bertahap. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan pengaduan PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.