Deco Gear DG49OLED240 Hadir di AS, Monitor Gaming OLED 49 Inci Seharga Rp 20,3 Juta

Penulis: Hendra Wijaya  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:22:01 WIB
Deco Gear DG49OLED240, monitor gaming OLED 49 inci dengan refresh rate 240 Hz, resmi dipasarkan di AS dengan harga Rp 20,3 juta.

JAWA TENGAH — Monitor ultra-wide 49 inci ini menjadi solusi bagi pengguna yang selama ini memakai dua monitor 27 inci QHD. Dengan lengkungan 1800R, layar ini membungkus bidang pandang pengguna sehingga lebih imersif untuk gaming maupun pekerjaan multitasking. Deco Gear sendiri merupakan anak perusahaan Beach Camera, retailer elektronik yang sudah lama beroperasi.

Spesifikasi Utama Deco Gear DG49OLED240

  • Panel: QD-OLED 49 inci, rasio 32:9, lengkung 1800R
  • Resolusi & refresh rate: 5120x1440 @ 240 Hz, kompatibel FreeSync dan G-Sync
  • Warna: 10-bit, cakupan DCI-P3 112%, HDR10, DisplayHDR 400
  • Response time: 0,03 ms (GTG)
  • Kecerahan: 250 nits SDR, 400 nits HDR (terukur hingga 430 nits)
  • Port: 2x DisplayPort 1.4, 1x HDMI 2.1, 1x USB-C (90W PD), USB 3.0, LAN RJ-45
  • Audio: Speaker 2x 5W + woofer 10W, jack 3.5mm
  • Dimensi & berat: 735 x 447-564 x 240 mm, 9,5 kg

Performa Gaming: Response Time dan Input Lag Terbaik di Kelasnya

Hasil pengujian Tom's Hardware menunjukkan monitor ini punya input lag rata-rata 15,2 ms — lebih rendah dibanding monitor 49 inci lain yang pernah diuji, seperti AOC PD49 dan Philips 49M2C8900. Response time panel terukur 0,12-0,24 ms, setara OLED premium lain.

Pada game Doom Eternal dengan GPU GeForce RTX 4090, refresh rate 240 Hz bertahan stabil di 240 fps dengan detail maksimal dan HDR aktif. Gerakan tampak mulus tanpa blur, dan respons kontrol terasa instan. Lebar layar 32:9 membuat pengalaman bermain terasa seperti VR karena bidang pandang tepi ikut terisi.

Kualitas Gambar: Akurat dan Kaya Warna

Panel QD-OLED ini menutupi 112,28% gamut DCI-P3 — sedikit lebih tinggi dibanding monitor 49 inci lain di kelasnya. Akurasi warna out of the box tercatat 2,63 dE (di bawah ambang terlihat 3 dE), dan turun ke 0,63 dE setelah kalibrasi. Mode sRGB juga tersedia untuk kebutuhan editing foto atau desain web.

Kecerahan puncak terukur 426 nits pada pola 25% dan 360 nits untuk putih penuh. Level hitam dan kontras tidak bisa diukur karena sifat OLED, tapi secara visual tidak ada bleed atau glow. Tingkat keseragaman layar sangat baik dengan deviasi hanya 3,27% dari zona tengah.

Hal yang Perlu Dicatat

Joystick kontrol di bagian belakang punya perilaku tidak biasa: menekannya langsung mematikan layar, bukan membuka menu. Pengguna harus klik kanan untuk memilih fungsi. Ini cukup membingungkan di awal pemakaian dan berisiko mematikan monitor tidak sengaja.

Mode kecerahan variabel (dinamai "Highlight") tidak menyimpan nilai kecerahan terpisah dari mode tetap ("Normal"). Setiap kali berpindah mode, pengguna harus mengatur ulang level kecerahan. Selain itu, menu OLED care untuk pencegahan burn-in tidak ditemukan di OSD, meski Deco Gear mengklaim ada logo dimming otomatis dan panel refresh berkala.

Kualitas Audio dan Ergonomi

Speaker internal 2x 5W yang ditemani woofer 10W menghasilkan suara lebih penuh dibanding monitor pada umumnya. Bass terasa hadir, membuatnya layak menggantikan speaker desktop entry-level. Ada juga hook logam untuk menggantung headphone di sisi stand.

Stand berbahan cast aluminum sangat kokoh, dengan rentang tinggi 4,6 inci, tilt 5/20 derajat, dan swivel 20 derajat. Di bagian belakang terdapat LED RGB dua baris yang bisa diatur lewat OSD.

Kesimpulan: Layak untuk yang Ingin Lepas dari Sekat Dua Monitor

Deco Gear DG49OLED240 cocok untuk gamer kompetitif yang menginginkan kecepatan 240 Hz dan pengalaman imersif, juga profesional yang bekerja dengan spreadsheet lebar, timeline video, atau panel Photoshop. Dengan harga US$1.229,99 (sekitar Rp 20,3 juta), monitor ini lebih mahal dari dua monitor QHD 27 inci biasa, tapi menghilangkan garis pemisah di tengah layar yang tidak bisa dihindari saat pakai dua monitor.

Saat ini Deco Gear menjualnya langsung lewat situs resmi dan toko fisik Beach Camera di AS. Belum ada informasi ketersediaan resmi untuk pasar Indonesia.

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: tomshardware.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top