JAWA TENGAH — Sepasang orangutan induk dan anak dievakuasi dari area perkebunan kelapa sawit yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Momen haru saat anak orangutan memeluk erat induknya terekam dalam foto yang dipublikasikan AFP dan Antara Foto, Minggu (20/9/2026). Evakuasi ini menyoroti dampak karhutla terhadap satwa dilindungi di kawasan konservasi.
Karhutla yang melanda area perkebunan kelapa sawit memaksa tim penyelamat mengevakuasi orangutan dari habitatnya. Induk dan anak orangutan tersebut ditemukan dalam kondisi terancam, dengan api dan asap yang semakin mendekat. Evakuasi dilakukan untuk memindahkan mereka ke lokasi yang lebih aman.
Foto yang diambil saat evakuasi memperlihatkan anak orangutan menggenggam dan memeluk induknya dengan erat. Ekspresi keduanya mencerminkan ketegangan sekaligus naluri perlindungan alami. Momen ini menjadi simbol dampak karhutla terhadap satwa liar, terutama spesies yang populasinya terus menurun.
Orangutan termasuk satwa yang dilindungi di Indonesia dan hidup di hutan Kalimantan serta Sumatra. Karhutla yang terjadi setiap tahun mempersempit habitat mereka dan memaksa satwa masuk ke area perkebunan. Kondisi ini meningkatkan risiko konflik antara satwa dan manusia, serta mempercepat penurunan populasi.
Evakuasi orangutan dari area karhutla menunjukkan perlunya penanganan serius terhadap kebakaran hutan dan lahan. Tanpa upaya pencegahan yang konsisten, satwa dilindungi akan terus kehilangan habitat dan menghadapi ancaman yang sama setiap musim kemarau.