SLAWI — Pemerintah Kabupaten Tegal mengebut dua pekerjaan infrastruktur wisata di kawasan Guci. Revitalisasi Pancuran 5 menelan anggaran sekitar Rp 1,3 miliar dan baru mencapai progres 46 persen hingga awal Oktober 2026. Adapun pembangunan jembatan Pancuran 13 dengan anggaran sekitar Rp 2,5 miliar sudah menyentuh 60 persen.
Kedua proyek menjadi bagian dari penataan kawasan wisata andalan Kabupaten Tegal. Targetnya, pembenahan rampung sesuai jadwal agar wisatawan bisa menikmati fasilitas yang lebih nyaman saat musim liburan tiba.
Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kabupaten Tegal, Putri Dewi Fitrah Ayu Lintang, menyatakan pihaknya terus mengebut revitalisasi Pancuran 5. Menurut dia, pekerjaan diyakini bisa mencapai 100 persen pada awal Desember 2026.
"Progres terus berjalan. Kami optimistis awal Desember bisa 100 persen, sehingga bisa menghadapi libur Nataru," kata Lintang, Jumat (9/10/2026).
Revitalisasi Pancuran 5 tidak sekadar mempercantik kawasan. Sejumlah perubahan desain dan fasilitas disiapkan untuk memberi pengalaman berwisata yang lebih nyaman sekaligus mengikuti perkembangan kebutuhan wisatawan.
Bangunan utama Pancuran 5 tetap dipertahankan. Namun, penataan kawasan akan menghadirkan nuansa berbeda dengan desain yang lebih modern dan kekinian. Salah satu perubahan yang disiapkan adalah penambahan kolam renang di bagian atas.
Selain itu, akses masuk dan keluar wisatawan akan dipisahkan agar pergerakan pengunjung lebih tertata.
"Nanti akan ada perbedaan, desain yang sekarang lebih kekinian, tidak seperti desain lama. Bangunan Pancuran 5-nya masih tetap ada," ujarnya.
Wisatawan tidak perlu merogoh kocek tambahan untuk menikmati Pancuran 5. Tiket masuk ke objek tersebut tetap menjadi satu paket dengan tiket masuk kawasan wisata Guci.
Penataan juga menyasar jembatan di sekitar kawasan Pancuran 5. Infrastruktur itu akan dipercantik dengan desain yang lebih estetik untuk mendukung wajah baru Guci sebagai destinasi wisata unggulan.
Dengan progres yang terus berjalan, kawasan Guci diharapkan siap menyambut lonjakan wisatawan pada penghujung tahun 2026.