Pencarian

Wali Kota Semarang Kembali Gelar Lawang Sewu Short Film Festival 2026, Wadah Sineas Muda dan Pelajar Tampilkan Karya Budaya Kota

Kamis, 21 Mei 2026 • 14:10:07 WIB
Wali Kota Semarang Kembali Gelar Lawang Sewu Short Film Festival 2026, Wadah Sineas Muda dan Pelajar Tampilkan Karya Budaya Kota
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti membuka Lawang Sewu Short Film Festival 2026 sebagai wadah kreasi pelajar dan sineas muda.

SEMARANG — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti memastikan Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026 kembali digelar. Ajang ini dirancang sebagai ruang kolaborasi antara insan media, pemerintah, pelaku seni, dan pelajar untuk mendorong kreativitas generasi muda melalui film pendek.

Pernyataan itu disampaikan Agustina dalam kegiatan Coffee Morning bersama Forum Wartawan Balaikota (Forwakot) Semarang di Gedung Oud De Trap, kawasan Kota Lama Semarang, Rabu (20/5/2026).

Film Juara Tahun Lalu Jadi Pemantik

Dalam kesempatan itu, turut diputar film pendek karya siswa SMKN 4 Semarang yang berhasil menjadi juara LOFF 2025. Film berdurasi hampir 13 menit itu mendapat apresiasi karena mampu menghadirkan ide, karakter, dan unsur keseharian Kota Semarang.

Menurut Agustina, kegiatan seperti ini menjadi ruang yang baik untuk membangun kolaborasi di tengah ketatnya dunia informatika dan ramainya Kota Semarang. "Ini diinisiasi pertama kali oleh teman-teman media, saya terima kasih sekali," ujarnya.

Ajang LOFF 2026 Segera Diluncurkan

Pemerintah Kota Semarang menyebut ajang LOFF tahun ini akan diluncurkan dalam waktu dekat. Festival ini diharapkan menjadi wadah lahirnya karya film pendek kreatif yang mampu mengangkat potensi budaya, sejarah, dan dinamika sosial Kota Semarang ke tingkat global.

Dalam sambutannya, Agustina juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemkot Semarang, mulai dari ketahanan pangan, ketahanan lingkungan, hingga penguatan kolaborasi lintas sektor.

Diskusi Santai Usai Pemutaran Film

Coffee morning tersebut ditutup dengan diskusi santai antara wartawan, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), komunitas kreatif, dan para pelajar. Forum ini diharapkan menjadi ruang komunikasi positif antara pemerintah dan media.

Agustina mengapresiasi inisiasi Forwakot Semarang yang dinilai mampu menghadirkan ruang komunikasi positif. "Di tengah ketatnya dunia informatika dan ramainya Kota Semarang, kegiatan seperti ini menjadi ruang yang baik untuk membangun kolaborasi," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: joss.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks