SOLO — Sejumlah mantan pemain asing Persis Solo yang kini berada di luar negeri bereaksi atas kepastian degradasi Laskar Sambernyawa ke Liga 2. Mereka mengirimkan pesan haru dan dukungan kepada tim yang pernah mereka bela.
Dari Jauh, Mereka Tak Lupa
Para eks pemain asing itu menyampaikan rasa prihatin dan semangat kepada skuad Persis Solo. Pesan-pesan ini menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter. Ikatan emosional masih kuat meski jarak memisahkan.
“Kabar tersebut juga sampai ke telinga para mantan pemain Persis yang kini berkarier maupun menetap di luar negeri,” demikian pernyataan resmi yang diterima media.
Apa Isi Pesan Mereka?
Detail isi pesan dari masing-masing pemain tidak disebutkan secara spesifik. Namun, nuansa yang terpancar adalah dukungan moral. Para mantan pemain asing itu diyakini memberikan kata-kata penyemangat agar Persis Solo segera bangkit dan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Momen ini menjadi bukti bahwa Persis Solo bukan sekadar klub biasa. Ikatan antara pemain asing dan klub terasa personal, melebihi hubungan profesional semata.
Degradasi yang Menyisakan Kenangan
Kepastian degradasi Persis Solo menjadi pukulan telak bagi seluruh elemen klub. Namun, respons dari para mantan pemain asing ini memberikan sedikit pelipur lara. Mereka membuktikan bahwa Laskar Sambernyawa tetap memiliki tempat spesial di hati siapa pun yang pernah berseragam biru-putih.
Persis Solo kini harus memulai persiapan untuk musim depan di Liga 2. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari para mantan pemain di luar negeri, diharapkan menjadi suntikan moral bagi tim untuk segera bangkit.