Pencarian

Kemenag Boyolali Tegaskan Pembayaran Dam Haji Harus Berupa Daging, Boleh Patungan Tujuh Orang Satu Sapi

Jumat, 29 Mei 2026 • 19:04:38 WIB
Kemenag Boyolali Tegaskan Pembayaran Dam Haji Harus Berupa Daging, Boleh Patungan Tujuh Orang Satu Sapi
Kemenag Boyolali tegaskan pembayaran dam haji harus berupa daging kurban, bukan uang tunai.

BOYOLALI — Jemaah haji asal Boyolali yang akan menunaikan dam tahun ini diingatkan untuk tidak menyerahkan pembayaran dalam bentuk uang tunai. Kemenag Boyolali menegaskan bahwa kewajiban tersebut hanya sah jika dibayarkan dalam wujud daging kurban yang telah disembelih.

Patungan Tujuh Orang untuk Satu Sapi Diperbolehkan

Dalam ketentuan fikih haji, setiap jemaah yang melanggar larangan ihram atau meninggalkan kewajiban haji wajib membayar dam. Besarannya setara dengan menyembelih satu ekor kambing untuk satu orang.

Namun, Kemenag Boyolali juga membuka opsi kolektif. Sebanyak tujuh orang jemaah dapat patungan untuk menyembelih satu ekor sapi sebagai pengganti dam masing-masing. Opsi ini dinilai lebih efisien bagi jemaah yang tergabung dalam satu kelompok.

Daging Harus Disalurkan ke Masyarakat Miskin di Tanah Suci

Kepala Kemenag Boyolali menegaskan bahwa daging hasil penyembelihan dam tidak boleh dibawa pulang atau dikonsumsi sendiri oleh jemaah. Daging tersebut wajib disalurkan kepada fakir miskin yang berada di sekitar lokasi penyembelihan di Tanah Suci.

"Pembayaran dam dalam bentuk uang tidak dianggap sah secara syariat. Yang diterima adalah daging yang telah disembelih dan dibagikan kepada yang berhak," ujar perwakilan Kemenag Boyolali dalam sosialisasi baru-baru ini.

Jemaah Diimbau Konsultasi ke Petugas Sebelum Berangkat

Kemenag Boyolali mengimbau seluruh calon jemaah haji yang akan berangkat musim ini untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan petugas bimbingan haji. Hal ini untuk memastikan tata cara pembayaran dam sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kesalahan dalam membayar dam, baik dari segi bentuk maupun penyaluran, dapat menyebabkan kewajiban haji seseorang belum gugur secara sempurna. Oleh karena itu, pemahaman yang benar sejak sebelum keberangkatan menjadi krusial.

Bagikan
Sumber: radarsolo.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks