Pencarian

BRIN Minta Maaf Usai Postingan Peringatan Hari Lahir Pancasila Tampilkan Lambang Garuda yang Salah, Menuai Kritik Warganet

Selasa, 02 Juni 2026 • 14:23:21 WIB
BRIN Minta Maaf Usai Postingan Peringatan Hari Lahir Pancasila Tampilkan Lambang Garuda yang Salah, Menuai Kritik Warganet
BRIN menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan visual lambang Garuda dalam unggahan Hari Lahir Pancasila.

JAKARTA — BRIN mengakui adanya kekeliruan dalam unggahan visual yang beredar di platform media sosial resmi miliknya. Permintaan maaf resmi disampaikan melalui kanal komunikasi publik lembaga tersebut setelah gelombang kritik dari warganet meluas dalam beberapa jam terakhir.

Dalam pernyataannya, BRIN menyebut kesalahan itu murni bersifat teknis dan tidak disengaja. Lembaga itu menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai Pancasila serta akurasi penyajian simbol negara di setiap publikasi.

Kesalahan Visual yang Memicu Reaksi

Kritik warganet menyasar pada detail visual Garuda Pancasila yang dinilai tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951 tentang Lambang Negara. Beberapa elemen seperti posisi sayap, perisai, dan pita yang dicengkeram disebut tidak proporsional.

Warganet di kolom komentar unggahan tersebut ramai menyoroti ironi di balik kesalahan ini. Sebagai lembaga riset nasional, publik menilai BRIN semestinya menjadi garda terdepan dalam menjaga keakuratan data dan simbol identitas bangsa.

Isi Permintaan Maaf BRIN

Dalam klarifikasinya, BRIN menyampaikan: “Kami memohon maaf atas kesalahan teknis dalam unggahan visual terkait peringatan Hari Lahir Pancasila. Hal ini murni di luar prosedur yang seharusnya.”

Lembaga itu juga menyatakan akan mengevaluasi ulang proses kurasi konten visual ke depannya. BRIN berjanji akan memastikan setiap materi publikasi yang berkaitan dengan simbol negara melalui verifikasi lebih ketat.

Dampak dan Langkah Selanjutnya

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi institusi publik tentang pentingnya akurasi visual, terutama yang menyangkut identitas nasional. Di era digital, kesalahan sekecil apa pun dapat dengan cepat menjadi konsumsi publik dan memicu krisis kepercayaan.

Hingga berita ini ditulis, unggahan yang menuai kontroversi tersebut telah dihapus dari lini masa media sosial BRIN. Lembaga tersebut belum merinci apakah ada sanksi internal bagi tim yang bertanggung jawab atas unggahan itu.

Bagikan
Sumber: radarsolo.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks